Ketua Yayasan Nurul Jihad, Dr. Firdaus Syam, MA (Foto: MINA)

Jakarta, 12 Safar 1436/5 Desember 2014 (MINA) – Medical Emergency Rescue-Comitte (MER-C) kembali menerima donasi untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Jum’at (5/12) siang.

Bantuan kali ini datang dari Yayasan Masjid Nurul Jihad dan Yayasan Masjid At-Taqwa, Tebet, Jakarta Selatan. Kedua yayasan ini memberikan bantuan dana masing-masing Rp. 12. 033.000,00 dan Rp. 2.000.000,00 sehingga total bantuan menjadi Rp. 14.033.000,00.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh ketua Yayasan Nurul Jihad, Dr. Firdaus Syam, MA dan diterima MER-C di Masjid Nurul Jihad, Tebet.

 Dalam sambutannya, ia menyatakan, bantuan itu dikumpulkan oleh seluruh jamaah masjid yang memang diniatkan untuk membantu warga Palestina khususnya daerah Jalur Gaza.

“Ini adalah bantuan dari seluruh jamaah masjid untuk saudara-saudara kita di Palestina, khususnya daerah yang paling parah terkena dampak serangan Israel,” katanya.

Ia berharap, bantuan tersebut bisa bermanfaat meskipun jumlahnya tidak besar. Ia juga berharap, para relawan dari MER-C terus membantu Gaza.

“Semoga bantuan yang tidak banyak ini bisa meringankan beban warga Palestina, dan kami berharap, relawan MER-C tidak berhenti dan harus jangan sampai berhenti sampai Palestina merdeka,” ujarnya.

Sebelumnya pada Agustus lalu, lembaga ini telah menerima bantuan dari masyarakat Aceh Rp. 6.379.606.470, termasuk emas 12 gram. Kemudian pada Oktober, masyarakat Aceh kembali menyalurkan bantuan untuk kedua kalinya sebesar Rp. 208.654.163.

 

Tentang MER-C

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional serta netral. Tujuan MER-C adalah memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri.

Awalnya, organisasi ini dibentuk oleh sekumpulan mahasiswa Universitas Indonesia yang berinisiatif melakukan tindakan medis untuk membantu korban konflik di Maluku, Agustus 1999. Sejak dibentuk, lembaga ini telah mengirim tim medisnya ke berbagai daerah konflik perang, krisis kemanusiaan, wilayah bencana di seluruh dunia.

MER-C juga berpartisipasi dalam berbagai misi kemanusiaan nasional dan internasional, salah satunya adalah upaya untuk membuka bloklade Israel atas Jalur Gaza, Palestina, dengan ikut serta dalam konvoi kapal Mavi Marmara 2010.

Dengan prinsip rahmatan lil alamin (rahmat bagi semesta alam), MER-C memberi  “pertolongan” kepada semua makhluk, baik personal maupun kelompok tanpa melihat latar belakang, agama, mazhab, kebangsaan, etnis, golongan, politik, penjahat atau bukan, dan pemberontak atau bukan, melainkan atas dasar kegawatan. (L/P011/P2)

Sumber : http://mirajnews.com/id/indonesia/nasional/merc-kembali-terima-bantuan-untuk-pembangunan-rumah-sakit-indonesia/

 

 

 

 

 

 

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C