Alhamdulillah, puji dan syukur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa, bahwa pengecoran kolom lantai 3 RS Indonesia yang terdiri dari 55 kolom bulat diameter 70 cm, 16 kolom kotak dimensi 50 x 60 cm dan 13 kolom 15 x 50 cm akhirnya selesai. 

Meski situasi di beberapa wilayah Rakhine State masih mencekam akibat konflik yang terjadi antara Arakan Army dan Tentara Myanmar, empat relawan MER-C akhirnya tiba di lokasi pembangunan RS Indonesia yang terletak di desa Myaung Bwe, kota Mrauk U, Rakhine State, Myanmar, Rabu/10 April 2019.

Progres pembangunan bangunan utama RS Indonesia yang saat ini masih berlangsung di Rakhine State, Myanmar sudah mencapai 91 persen. Demikian pernyataan Ir. Nur Ikhwan Abadi, Site Manager pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar saat diwawancara menjelang keberangkatannya ke Yangon di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, hari ini Senin/8 April 2019.

Warna ceria menghiasi saat bunga musim semi mulai mekar.  Musim semi tiba di Jalur Gaza menggantikan musim dingin dan hujan es yang berjatuhan. Rabu/3 April 2019 atau bertepatan dengan 27 Rajab 1440 Hijriyah saat umat muslim di dunia memperingati Isra dan Mirajnya Nabi Muhammad SAW, bersamaan pula dengan dimulainya pengecoran perdana kolom lantai 3 RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina.

Meski situasi di Jalur Gaza masih bergejolak dan pintu perbatasan Gaza – Israel untuk masuk barang ditutup akibat konflik terkini, pembangunan tahap 2 RS Indonesia terus berlanjut. Bahkan dengan donasi rakyat Indonesia, MER-C telah memesan material pembangunan berupa besi beton untuk membangun dua lantai tambahan di RS Indonesia. Besi beton senilai 82,667 USD atau setara lebih dari Rp 1,1 Milyar, kemarin tiba di lokasi pembangunan RS Indonesia, Rabu/27 Maret 2019.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C