Diawal tahun 2019, MER-C kembali mengirimkan enam relawannya ke Palu, Sulawesi Tengah, wilayah pasca bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Kali ini fokus kegiatan adalah capacity building dalam rangka meningkatkan pemahaman dan wawasan mengenai kebencanaan.

Jumat/28 Des 2018 sekitar pkl 11 tadi malam, Tim ke-2 MER-C berangkat menuju kec. Sumur, Pandeglang untuk melanjutkan misi kemanusian bagi korban tsunami di Banten.

Hingga hari ke-32 pasca bencana yang mengguncang Sulawesi Tengah, Tim MER-C terus menjalankan misi kemanusiaan di wilayah ini.

Selasa (30/10), dari posko utama di RS Sis Al Jufri di kota Palu, Tim MER-C menuju Desa Apemaliko, kec. Sindue, kab. Donggala, salah satu wilayah yang terkena bencana.

 

Selain berfokus memberi bantuan pengobatan bagi korban bencana di Palu, hal lainnya terkait kesehatan juga turut menjadi perhatian Tim MER-C. Salah satunya masalah sanitasi di wilayah pengungsian atau terdampak bencana karena sanitasi yang buruk dapat mengakibatkan bencana kesehatan lainnya. 

MER-C UPDATE

Tim relawan dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) tertahan di kecamatan Kulawi, salah satu wilayah di kabupaten Sigi yang terkena bencana gempa bumi. Sedianya pasca melakukan pengobatan, hari ini, Ahad/21 Oktober 2018, tim dijadwalkan kembali ke posko di RS Sis Al Jufri di Kota Palu. Namun hujan deras yang mengguyur Kulawi mengakibatkan longsor kembali melanda sejumlah titik dan memutus akses jalan dari dan menuju Kulawi.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C