“Dari tadi pagi sih Mba. Sampai sore ini listrik belum hidup juga”, sepenggal kalimat yang masuk ke wa MER-C saat MER-C Pusat menanyakan kondisi dua pengawas pembangunan dan perkembangan pembangunan RS Indonesia yang sedang berlangsung di Mrauk U, Rakhine State, Myanmar.

Pembangunan bangunan utama RS Indonesia yang tengah berlangsung di Rakhine State, Myanmar pada Minggu, 25 Februari 2018 sudah mulai tahap pengecoran tie beam, yaitu pengecoran balok pengikat antar pondasi.

Selain pembangunan sarana kesehatan di Gaza (Palestina) dan Rakhine (Myanmar), MER-C juga tengah melakukan pembangunan sarana kesehatan di dalam negeri, tepatnya di sebuah daerah bernama Galela, yang terletak di kabupaten Halmahera Utara, provinsi Maluku Utara.

Membangun di daerah konflik memang berbeda dengan membangun di daerah aman, dimana semua bisa diprediksi atau diperkirakan sesuai dengan yang direncanakan. Tidak terkecuali pembangunan sarana kesehatan RS Indonesia yang saat ini sedang dibangun di Rakhine State, Myanmar, tempat dimana banyak terjadi konflik horizontal.

Sejak dimulai pada bulan November 2017, pembangunan bangunan utama RS Indonesia yang terletak di Myaung Bwe Village, Mrauk U Township, Rakhine State, Myanmar terus berjalan. Progress pembangunan saat ini sudah dalam tahap back filling (penimbunan tanah) dan compacting (pemadatan).

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C