Jakarta – Hari ini, Senin/15 Mei 2017, MER-C melepas keberangkatan tiga relawan teknis yang akan menindaklanjuti rencana pembangunan sarana kesehatan di wilayah konflik Rakhine State, Myanmar. Ketiga relawan teknis dari Divisi Konstruksi MER-C tersebut adalah Drs. Ichsan Thalib (Project Manager RS Indonesia di Myanmar), Dr. Ir. Idrus Muhamad Alatas, M.Sc (Ketua Divisi Konstruksi MER-C) dan Ir. Faried Thalib (Presidium MER-C yang memiliki pengalaman sebagai Ketua Tim Pembangunan RS Indonesia di Gaza, Palestina). Tim bertolak ke Myanmar untuk bertemu dan berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait di negara ini.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyalurkan sejumlah hewan Qurban secara langsung kepada muslimin Rohingya di sejumlah desa, negara bagian Rakhine, Myanmar. Hewan qurban terdiri dari 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang disalurkan langsung oleh para relawan MER-C kepada kaum muslimin pada Iedul Adha 1439 H lalu.

MER-C Indonesia kembali mengadakan program qurban di Gaza, Palestina. Alhamdulillah amanah qurban sebanyak tujuh ekor kambing dan satu ekor sapi dari masyarakat Indonesia melalui MER-C telah disalurkan secara langsung kepada warga Gaza yang hingga saat ini masih hidup dalam blokade.

Memasuki minggu ke-18 pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar mencapai lebih dari 31 persen. 

Selain listrik yang kerap mati, air pun menjadi kendala terlebih saat musim kemarau seperti sekarang ini, air di sekitar lokasi pembangunan RS Indonesia (RSI) yang terletak di desa Myaung Bwe, Mrauk U, Rakhine State, Myanmar pun menjadi kering. 

Salah satu usaha untuk mendapatkan air adalah lewat sungai yang berada di dekat RSI. Pipa sepanjang lebih dari 500 m dari sungai ke lokasi RSI pun harus dipasang untuk mendapatkan air yang akan digunakan baik untuk kebutuhan proyek atau pun untuk kebutuhan sehari-hari.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C