Jakarta – Kamis/25 Mei 2017, pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar kerjasama MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) dan PMI (Palang Merah Indonesia) resmi dimulai. Pembangunan yang telah berjalan adalah pembangunan infrastruktur berupa pengurukan dan pemagaran lahan RS Indonesia yang terletak di Muaung Bwe, Rakhine State.

Jakarta – Sebagai tindaklanjut dari rencana program pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar, hari ini Selasa/14 Maret 2017, Menteri Luar Negeri RI menerima audiensi perwakilan MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) dan PMI (Palang Merah Indonesia). Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Menteri Retno Marsudi, menyatakan dukungannya kepada rencana program pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Menteri Luar Negeri juga mengapresiasi dan bersyukur NGO-NGO di Indonesia sejalan dan bekerjasama dengan Pemerintah untuk melakukan pendekatan-pendekatan yang konstruktif khususnya dalam membantu menangani permasalahan konflik etnis di Myanmar. 

Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue – Committee (MER-C) terus berupaya menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Rakhine State, Myanmar. Hingga hari ini, Jumat (19/3), pembangunan RSI yang dimulai sejak dua tahun lalu itu sudah mencapai 86 persen.

Sorong, Papua Barat, MINA – Organisasi Kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang saat ini tengah menyelesaikan pembangunan rumah sakit Indonesia di Gaza, Palestina dan Rakhine, Myanmar, tidak hanya peduli pada korban di luar negeri, namun di dalam negeri (Provinsi Papua Barat) mereka memberikan layanan kesehatan gratis dan terjadwal kepada 23 kampung dari dua kabupaten.

Jakarta, MINA – Lembaga kemanusiaan medis kegawatdaruratan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) untuk pertama kali melakukan kunjungan silaturahim ke panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Jakarta, Rabu (20/3).

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C