Warna ceria menghiasi saat bunga musim semi mulai mekar.  Musim semi tiba di Jalur Gaza menggantikan musim dingin dan hujan es yang berjatuhan. Rabu/3 April 2019 atau bertepatan dengan 27 Rajab 1440 Hijriyah saat umat muslim di dunia memperingati Isra dan Mirajnya Nabi Muhammad SAW, bersamaan pula dengan dimulainya pengecoran perdana kolom lantai 3 RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina.

Meski situasi di Jalur Gaza masih bergejolak dan pintu perbatasan Gaza – Israel untuk masuk barang ditutup akibat konflik terkini, pembangunan tahap 2 RS Indonesia terus berlanjut. Bahkan dengan donasi rakyat Indonesia, MER-C telah memesan material pembangunan berupa besi beton untuk membangun dua lantai tambahan di RS Indonesia. Besi beton senilai 82,667 USD atau setara lebih dari Rp 1,1 Milyar, kemarin tiba di lokasi pembangunan RS Indonesia, Rabu/27 Maret 2019.

Pemasangan bendera merah putih dan bendera MER-C di tower Wisma Rakyat Indonesia (Indonesia Guest House), kompleks RS Indonesia, Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina, untuk memberikan "sign" kepada Israel bahwa ada asset rakyat Indonesia di Jalur Gaza.

Ir. Edy Wahyudi, Site Manager Pembangunan Tahap 2 RS Indonesia di Gaza mengabarkan bahwa semua pintu perbatasan Gaza - Israel untuk masuk material ditutup entah sampai kapan.

Catatan Relawan


Sesaat pada suatu tempat di Gaza gaduh oleh suara ledakan dan teriakan korban menjadi satu, dan tak lama kemudian pekikan suara ambulan datang mengikuti.

Apa yang terjadi …. ? Dimana titik lokasi… ? Radio HT antar Ambulan saling memberi informasi. Ambulan segera memburu korban yang dalam keadaan antara hidup dan mati.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C