Gaza – Meski sesekali hujan rintik-rintik masih turun di sekitar RS Indonesia, relawan konstruksi tetap semangat memulai proses pembangunan. Di awali dengan sarapan bersama dan briefing saling menyemangati, para relawan berpencar sesuai dengan kompetensinya. 

Sempat menghangat dalam pekan terakhir Februari, ramalan cuaca memprediksi suhu udara akan kembali turun dalam tiga hari ke depan. Bahkan, dua hari terakhir hujan ringan menyiram menjelang waktu shubuh.

Gaza, Selasa siang (26/2/2019) pukul 13.00 waktu Gaza, 4 orang perwakilan MER-C menghadap Dr. Yousif H. Abu El Reesh Deputy Minister of Health di kantornya di Gaza. Dalam kunjungan yang penuh keakraban ini pihak Kementerian terlebih dahulu memaparkan data tentang posisi penting RS Indonesia di Gaza Utara, terlebih dalam situasi konflik. Mewakili pemerintah, Dr. Yousif juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat Indonesia yang telah menyumbangkan RS kepada masyarakat Palestina di Gaza.

BREAKING NEWS !!!


Jalur Gaza - Tim MER-C untuk Pembangunan Tahap 2 RS Indonesia akhirnya tiba di Jalur Gaza, Palestina. Selama sekitar 10 jam tidak ada kabar akhirnya pada pkl 00.03 wib atau pkl 19.03 waktu Gaza, Ketua Tim MER-C, Ir. Faried Thalib mengabarkan via pesan singkat whatssapp bahwa Tim sudah mencapai Al Arish, kota kecil terdekat dengan Perbatasan Rafah.

Jum’at/22 Februari 2019, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, melepas 32 relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang akan berangkat ke Jalur Gaza, Palestina untuk melakukan pembangunan tahap dua RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C