Tim Advance MER-C akhirnya berhasil menembus lokasi bencana gempa bumi di Palu, Minggu/30 September 2018. Tim yang terdiri dari 4 relawan (2 dokter dan 2 perawat) tiba di Palu pada pukul 7 pagi ini setelah menempuh perjalanan darat melalui Poso – Napu - Palu. Target tim adalah melakukan penilaian awal bencana (initial assessment of disaster) untuk menilai secara langsung kerusakan infrastruktur pasca bencana, dampak bencana ke makhluk hidup (manusia) dan identifikasi kebutuhan di lapangan.

Lombok belum lagi pulih, ujian bencana menerpa belahan bumi Indonesia lainnya.

Jum'at/28 September 2018, gempa bumi berkekuatan 7,7 SR disertai tsunami menerjang wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya. Jumlah korban jiwa dan luka masih terus diverifikasi.

Satu bulan pasca bencana, Tim MER-C masih terus melakukan mobile clinic ke wilayah-wilayah terdampak gempa di Lombok dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada warga korban gempa yang membutuhkan bantuan pengobatan.

Kamis/5 September 2018, Tim Medis MER-C mengunjungi desa Rempek, dusun Pepandah, kec. Gangga yang sebelumnya telah dilakukan assessment.

Rabu/5 September 2018, Tim MER-C bagian logistik melakukan assessment di desa Rempek, dusun Pepandah Rt 3, kec. Gangga, kab. Lombok Utara. Kondisi pengungsian jauh dari jalan utama dan wilayah ini juga belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali, baik bantuan medis maupun logistik.

Tim juga mengecek sumber air warga yang berada di bawah pohon besar untuk memastikan penggunaan air yang sehari-hari dikonsumsi warga.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C