Jakarta – Hari ini, Senin (2/4), MER-C melepas keberangkatan Tim tambahan dari Divisi Konstruksi MER-C ke wilayah konflik Rakhine State, Myanmar. Tim terdiri dari dua relawan, yaitu Karidi bin Martono Parjo dan Wanto bin Kartu Karyomejo. Tujuan keberangkatan tim adalah untuk mempercepat progress pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Dengan tambahan dua relawan, maka jumlah relawan Indonesia di Rakhine State, Myanmar untuk program pembangunan RS Indonesia menjadi empat orang. Mereka semua akan bertugas di wilayah ini hingga pembangunan RS Indonesia selesai.

Tim MER-C yang dipimpin oleh dr. Sarbini Abdul Murad melakukan kunjungan ke DPP PKS di Jalan TB Simatupang untuk bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Syuro PKS, Dr. H. Salim Segaf Al-Jufri, Selasa (05/12). Turut serta dalam silaturahmi tersebut adalah DR. Ir. Idrus M. Alatas, Ketua Divisi Konstruksi MER-C sekaligus Project Manager RS Indonesia di Rakhine Myanmar, dan Drs. Ichsan Thalib dari Divisi Konstruksi MER-C.

Kamis/23 November 2017, Tim MER-C yang diwakili oleh dr. Yogi Prabowo, SpOT, dr. Hadiki Habib, SpPD dan Rima Manzanaris bertemu dengan Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, Mrs. Ei Ei Khin Aye.

Setelah melalui proses panjang, akhirnya pada hari Rabu/26 Juli 2017, bantuan ambulans yang dibeli dari donasi rakyat Indonesia yang masuk ke rekening MER-C amanah "Ambulance(s) and Medical Aid for Syria" telah diserahterimakan.

Terima kasih atas kepercayaan rakyat Indonesia, semoga bantuan ini bermanfaat untuk memberikan bantuan medis bagi rakyat Suriah yang menjadi korban perang.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar RI untuk Suriah, Bapak Djoko Harjanto beserta seluruh jajaran staf KBRI Suriah yang telah membantu dan memfasilitasi pembelian bantuan ambulans ini.

-----------------------

Rakhine – Pembangunan infrastruktur berupa pengurukan dan pemagaran lahan RS Indonesia di Myanmar akan dimulai segera dalam bulan depan, Juni 2017. Hal ini disampaikan salah satu anggota Tim Pembangunan RS Indonesia, Dr. Ir. Idrus M. Alatas usai mengunjungi lokasi lahan RS Indonesia yang terletak di Muaung Bay, Mrauk U, Rakhine State, Myanmar, hari Kamis/18 Mei 2017. Prioritas utama lainnya yang harus diselesaikan adalah air bersih yang sulit didapat di wilayah ini. Padahal kebutuhan air bersih tinggi dan vital bagi sebuah rumah sakit.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C