Gaza - Nama Indonesia semakin "Harum" di kalangan warga Palestina di Jalur Gaza. Alasannya, Rumah Sakit Indonesia di Gaza, karya anak bangsa yang selama ini menjadi kebanggaan Nusantara, mendapatkan predikat sebagai rumah sakit terbersih dan terhigienis di antara seluruh rumah sakit yang ada di Jalur Gaza.

 

Lebih dari itu, predikat tersebut telah disabet oleh Rumah Sakit Indonesia selama 2 tahun berturut-turut sejak beroperasinya pada Desember tahun 2015 silam. Hal ini sebagaimana diutarakan oleh pimpinan perusahaan kebersihan swasta di Rumah Sakit Indonesia, Mahmud Atef Al Hindi, kepada Reza, aktifis MER-C di Gaza.

 

Mahmud menungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menobatkan Rumah Sakit Indonesia sebaga rumah sakit terbersih dalam acara penghargaan tahunan yang rutin diselenggarakan oleh pihak kementerian.

 

Selain Rumah Sakit Indonesia yang menjadi rumah sakit utama di wilayah utara, Gaza juga memiliki sejumlah rumah sakit besar lainnya. Diantaranya, Rumah Sakit Assyifa yang merupakan rumah sakit utama Jalur Gaza yang berlokasi di pusat kota Gaza, Rumah Sakit Eropa yang berlokasi di selatan Jalur Gaza, dan Rumah Sakit pemerintah Yordania yang berlokasi di kota Gaza.

 

 

 

Sejak masa awal kemerdekaan, rakyat Aceh sudah terkenal dengan sumbangsihnya yang besar kepada bangsa ini. Sebut saja sumbangan yang dikumpulkan secara sukarela dari masyarakat hingga saudagar-saudagar Aceh, sehingga akhirnya Indonesia bisa membeli dan memiliki pesawat pertama Dakota RI-001 Seulawah yang sangat berperan penting dalam proses perjuangan bangsa ini dalam mempertahankan kemerdekaan. Tidak hanya itu rakyat Aceh juga menyumbangkan emas untuk melapisi bagian teratas tugu monas sebagai monumen kebanggaan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan bangsa Indonesia.   Keteladanan berupa kepedulian ini diwariskan dan tetap ditunjukkan oleh generasi Aceh sekarang.

Jakarta - MER-C dan RRI Jakarta kembali sepakat menjalin kerjasama dalam rangka sosialisasi dan penggalangan dana untuk program pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Kesepakatan kerjasama telah ditandatangani pada hari Rabu (23/8) di Gedung RRI oleh Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dan Kepala RRI Jakarta, La Sirama, SSos, MM.

Hujan yang terus mengguyur disertai angin kencang di Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu/17 Maret 2019 telah menyebabkan banjir dan pohon tumbang di beberapa wilayah Bantul dan sekitarnya.

Tim MER-C Indonesia melalui cabangnya di Jogjakarta yang terdiri dari dua relawan dokter, empat paramedis dan satu logistik memberikan bantuan pengobatan bagi sekitar 310 warga korban banjir di Ngawi, Jawa Timur. Rangkaian pelayanan kesehatan dimulai pada hari Minggu pagi, 10 Maret 2019.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C