Sabtu, 06 Maret 2010 04:20
Bogor (ANTARA News) - Organisasi relawan kegawatdaruratan kesehatan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia berupaya menyiapkan satu kapal penumpang untuk mendukung misi kemanusiaan internasional di Jalur Gaza, Palestina.
"Insya Allah kita (MER-C Indonesia) akan menyumbang satu kapal laut penumpang untuk misi ke Jalur Gaza," kata Anggota Presidium MER-C Indonesia, dr Joserizal Jurnalis, SpOT kepada ANTARA News di Bogor, Minggu.
Ia mengungkapkan hal itu setelah sempat bertemu Huwaida Arraf, salah seorang pendiri Gerakan Solidaritas Internasional (ISM).
Dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (20/2), Huwaida Arraf, perempuan pegiat kemanusiaan asal Amerika Serikat (AS), mengungkapkan tujuan gerakan kemanusiaan pembebasan Gaza (Free Gaza Movement).
Ia mengatakan, gerakan itu dimaksudkan untuk menggalang dukungan masyarakat dunia bagi pembebasan rakyat Palestina di Jalur Gaza agar mereka dapat hidup layak dan mendapatkan hak kemanusiaan dari pendudukan Israel di area tersebut.
Selanjutnya...
Kamis, 04 Maret 2010 06:21
Bandung. Longsor yang terjadi di Desa Tenjolaya, kecamatan Pasir Jambu, Ciwidey, kabupaten Bandung pada hari selasa (23/02/2010) menyebabkan puluhan rumah rusak berat, banyak korban hilang dan terkubur, selain korban meninggal, banyak dari para penduduk yang terpaksa mengungsi.
Untuk membantu para korban MER-C menurunkan tim medis yang berangkat dari jakarta pada hari jumat (26/02/2010). Tim terdiri dari dokter, perawat, dan logistik, berangkat dari kantor pusat seketariat MER-C pada jumat pagi, dengan membawa obat-obatan.
Selanjutnya...
Jumat, 12 Februari 2010 10:42
.jpg)
Yogyakarta. Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) bekerja sama dengan Bagian Orthopaedi dan Traumatologi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta mengadakan pelatihan dengan tema “Workshop On Splinting And Casting In Orthopaedic Practice”. Pelatihan ini sudah berlangsung pada hari minggu, (14/01/2010), Bertempat di Gedung Radiopoetro lantai I Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Workshop ini di ikuti oleh 33 orang peserta yang terdiri dari 24 orang dokter umum dan 9 orang tenaga medis (perawat). peserta tidak saja berasal dari Jawa, tapi juga berasal dari Bali, dan Sumatera. Tidak hanya itu, workshop ini juga diikuti oleh beberapa relawan MER-C baik dari Yogyakarta maupun luar Yogyakarta.
Selanjutnya...
Senin, 01 Februari 2010 05:32
Siaran Pers Gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Haiti beberapa waktu yang lalu tepatnya hari Selasa (12/1) pukul 16.53 waktu setempat atau Rabu (13/1) pukul 04.53 WIB telah mengakibatkan ribuan korban jiwa dan korban luka-luka. Pusat gempa adalah 16 km dari ibukota Haiti, Port-au-Prince dengan kedalaman 10 km. Gempa bumi ini juga dirasakan di Teluk Guantanamo, Kuba, Kingston, Jamaika, Caracas, Venezuela, (MM II in Caracas), Santo Domingo, Republik Dominika. Akibat dari gempa bumi ini dilaporkan sebagian besar dari kota Port-au-Prince mengalami kerusakan termasuk Istana Presiden Haiti, Gedung Menteri Keuangan, Gedung Menteri Pekerjaan Umum, Gedung Menteri Komunikasi dan Kebudayaan, Gedung Parlemen, Katedral Port-au-Prince dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Gempa ini merupakan musibah terburuk sepanjang sejarah Haiti. Kerusakan infrastruktur diperkirakan melebihi tsunami yang menghancurkan Aceh tahun 2004 lalu.
Selanjutnya...
Rabu, 27 Januari 2010 12:53
Jakarta, (tvOne) Menteri Sosial (Mensos), Salim Segaf Al Jufri menyatakan, dukungannya secara moril atas rencana misi kemanusiaan berupa pembangunan rumah sakit (RS) Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. "Misi sosial kemanusiaan untuk rakyat Palestina juga menunjukkan eksistensi kepedulian Bangsa Indonesia di tingkat dunia, sehingga rencana (membuat rumah sakit) perlu didukung," katanya saat menerima delegasi organisasi relawan kegawatdaruratan kesehatan `Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)` di Jakarta, Rabu (27/1). Dalam kunjungan silaturahmi itu, MER-C Indonesia dipimpin Ketua Presidium, dr Sarbini Abdul Murad disertai Ahyahudin Sodri dari MER-C Indonesia Cabang Jerman, serta Humas MER-C Riny Nurmarita. Pembangunan rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina adalah prakarsa bersama masyarakat dan pemerintah Indonesia, setelah misi bantuan kemanusiaan ke Gaza yang dipimpin Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan (PPK-Depkes) dr Rustam S Pakaya pada Januari 2009.
Selanjutnya...
Rabu, 20 Januari 2010 10:41
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Presidium organisasi relawan kegawatdaruratan kesehatan "Medical Emergency Rescue Committee" (MER-C) Indonesia dr Sarbini Abdul Murad mengemukakan, pembangunan rumah sakit (RS) Indonesia di Jalur Gaza Palestina adalah wujud diplomasi kesehatan.
"Bila pembangunan RS Indonesia itu dapat diwujudkan, maka akan menjadi tonggak sejarah hubungan Indonesia, Mesir dan Palestina melalui jalur non-politik, yakni diplomasi kesehatan yang berwujud rumah sakit," katanya di Jakarta, Selasa.
Sarbini Abdul Murad mengemukakan hal itu setelah bertemu dengan jajaran pemimpin LKBN ANTARA, yakni Direktur Utama (Dirut) Dr Ahmad Mukhlis Yusuf yang didampingi Direktur Pemberitaan Saiful Hadi serta Direktur Sumberdaya Manusia (SDM) dan Umum Dr Rajab Ritonga.
Selanjutnya...
Jumat, 15 Januari 2010 07:56
Gempa yang mengguncang wilayah Haiti pada hari Selasa (12/1) pukul 16.53 waktu setempat atau Rabu (13/1) pukul 04.53 WIB, dengan kekuatan 7 SR telah mengakibatkan banyak korban jiwa dan korban luka-luka. Untuk membantu para korban, MER-C akan menurunkan tim medis ke wilayah ini. Tim medis MER-C untuk Haiti akan terdiri dari Dokter Orthopaedi, Dokter Bedah, Dokter Anastesi, Dokter Umum serta Perawat Bedah dan akan berangkat dalam waktu dekat. Bantuan untuk korban Gempa Haiti dapat di salurkan melalui Rekening Kemanusiaan MER-C sbb: Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Tanggerang No. Rek. 017.0101011 atas nama Medical Emergency Rescue Committee
|
|