Jum’at/13 April 2018, puluhan ribu warga Palestina kembali melakukan aksi yang mereka sebut “The Peaceful Great Return March” di sepanjang perbatasan Gaza – Israel. Ini adalah aksi Jum’at ke-3 dari rangkaian aksi yang telah dimulai sejak Jum’at/30 Maret 2018.


Jakarta - Menindaklanjuti rencana pembangunan tahap dua RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, MER-C terus melakukan persiapan internal dan juga koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait.

Selasa (11/4/2018), perwakilan Presidium MER-C, dr. Joserizal Jurnalis, SpOT menemui Duta Besar Palestina di Jakarta, Zuhair Al Shun di kantornya, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat.


"Pijat Jantung Saja" adalah pelatihan yang diselenggarakan oleh MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) untuk meningkatkan kemampuan masyarakat awam dalam memberikan pertolongan pertama khususnya pada kasus henti jantung dan henti nafas.

 

Ayo tingkatkan kemampuan diri & buat diri lebih berarti bagi sesama


#MER-C UPDATE​

Aksi protes damai besar-besaran "Great March Return" di sepanjang perbatasan Gaza - Israel terus berlanjut.

Dikutip dari mirajnews.com, pasukan Israel telah menewaskan 22 warga Palestina selama sepekan terakhir, termasuk 17 pada Jumat pertama aksi (30/3), dan melukai lebih dari 1.600 warga Palestina. 

Aksi kembali berlangsung di Jum'at kedua (6/4) kemarin. Berdasarkan rilis Kemenkes Palestina, 8 warga Palestina dikabarkan syahid dan 1.356 lainnya luka-luka akibat tembakan tentara Israel.


Memasuki minggu ke-18 pembangunan bangunan utama RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar mencapai lebih dari 31 persen. 


Jakarta – Hari ini, Senin (2/4), MER-C melepas keberangkatan Tim tambahan dari Divisi Konstruksi MER-C ke wilayah konflik Rakhine State, Myanmar. Tim terdiri dari dua relawan, yaitu Karidi bin Martono Parjo dan Wanto bin Kartu Karyomejo. Tujuan keberangkatan tim adalah untuk mempercepat progress pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar. Dengan tambahan dua relawan, maka jumlah relawan Indonesia di Rakhine State, Myanmar untuk program pembangunan RS Indonesia menjadi empat orang. Mereka semua akan bertugas di wilayah ini hingga pembangunan RS Indonesia selesai.


Relawan Indonesia di Gaza melaporkan bahwa hari ini, Jumat/30 Maret 2018, ribuan warga Gaza baik laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak menuju perbatasan Israel untuk mengikuti aksi protes damai yang disebut sebagai "The Great March of Return".


Selain listrik yang kerap mati, air pun menjadi kendala terlebih saat musim kemarau seperti sekarang ini, air di sekitar lokasi pembangunan RS Indonesia (RSI) yang terletak di desa Myaung Bwe, Mrauk U, Rakhine State, Myanmar pun menjadi kering. 

Salah satu usaha untuk mendapatkan air adalah lewat sungai yang berada di dekat RSI. Pipa sepanjang lebih dari 500 m dari sungai ke lokasi RSI pun harus dipasang untuk mendapatkan air yang akan digunakan baik untuk kebutuhan proyek atau pun untuk kebutuhan sehari-hari.


“Dari tadi pagi sih Mba. Sampai sore ini listrik belum hidup juga”, sepenggal kalimat yang masuk ke wa MER-C saat MER-C Pusat menanyakan kondisi dua pengawas pembangunan dan perkembangan pembangunan RS Indonesia yang sedang berlangsung di Mrauk U, Rakhine State, Myanmar.


Alhamdulillah perjalanan Tim MER-C dari Jakarta diberi kelancaran, Rabu siang (28/2/2018) tim sudah tiba di Cirebon dan langsung berkoordinasi dengan Posko Bencana Banjir Cirebon, Puskesmas dan Kecamatan Ciledug. 

Berdasarkan informasi dari posko bencana, dari 10 desa di Kecamatan Ciledug, 8 desa mengalami banjir. Desa yang terparah terkena banjir adalah Ciledug Wetan dan Ciledug Lor.


Halaman 1 dari 17

Alamat MER-C

{google_map}60.1705,24.9384{/google_map}

 

Jl. Kramat Lontar No. J-157 Senen, Jakarta Pusat Indonesia 10440
Telp            : (021) 3159235
Fax             : (021) 3159256
Call Center  : 0811 99 0176
E-mail : office@mer-c.org