MER-C dan LoGos Institute mengadakan pelatihan SEFT ESSENTIAL TRAINING for MENTAL HEALTH RECOVERY atau Penuntasan masalah kesehatan jiwa melalui metode SEFT, yang diselenggarakan pada hari Selasa dan Rabu (5-6 Agustus 2008) diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Jaya dan Nagan Raya. Acara ini juga didukung oleh Dinas Kesehatan Nagan Raya yang dikepalai oleh Dr. H. Hasbi dan Dinas Kesehatan Aceh Jaya yang dikepalai Iman Jaya, SKM, M.Kes, serta disponsori oleh PT Puteri Medika. Peserta pelatihan di masing-masing kabupaten berjumlah 120 orang, dengan total jumlah peserta 240 peserta yang terdiri dari dokter dan perawat jiwa dari 10 puskesmas, serta guru dan tokoh masyarakat. Pelatihan tersebut berlangsung dari pukul 9 pagi hingga sore hari.
Penyelenggaraan acara ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan kesehatan jiwa yang menimpa bumi Nanggroe Aceh sejak masa konflik dan semakin meningkat terutama setelah Tsunami melanda pada tahun 2004 silam. Beranjak dari permasalahan jiwa yang sering ditemui oleh MER-C sebagai lembaga medis yang memberikan pelayanan medis di Aceh sejak masa konflik sampai saat ini, muncullah ide untuk memberikan pelatihan dalam rangka penanganan kasus-kasus kejiwaan. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan kasus-kasus kejiwaan tidak semakin banyak menimpa masyarakat Aceh.
Dalam pelatihan ini, setiap peserta dilatih untuk mengenali permasalahan diri dan lingkungannya dengan metoda SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), dimana metoda ini merupakan teknik pengembangan diri elektis yang menggabungkan beberapa macam teknik termasuk kekuatan spiritual untuk mengatasi berbagai masalah emosi, fisik dan peak performance secara mudah, cepat, dan universal. Prakteknya dilakukan dalam bentuk tapping (menekan titik-titik tertentu dalam tubuh) yang mampu mengembalikan sistem energi tubuh kita. Sehingga tubuh melakukan proses perbaikan energi yang akhirnya mampu melawan penyakit yang menggerogoti kesehatan kita.
Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, dr. H. Hasbi dalam sambutannya menyatakan bahwa manusia dilihat secara holistik meliputi elemen fisik, jiwa, dan lingkungan. Bila fisik dan lingkungan sehat, namun jiwanya sakit, maka manusia tidak bisa berproduksi secara sosial. Karena itu ia memberikan dukungan penuh pada acara pelatihan SEFT ini dalam upaya peningkatan kesehatan individu secara holistik.
Dalam acara ini beberapa peserta yang mengalami permasalahan dengan fisiknya seperti kecanduan merokok, nyeri pinggang, dan sakit kepala, mengakui mereka merasa penyakitnya berkurang jauh setelah dilakukan proses tapping selama 10 menit . Peserta yang mengalami kecanduan merokok sejak 10 tahun silam bahkan merasa rokok yang dihisapnya menjadi pahit dan tidak ingin lagi menghisap rokok.







