Jakarta (29/4). Kantor pusat MER-C hari Senin (27/4) mendapat kunjungan dari teman-teman relawan MER-C cabang Jerman. Kedatangan teman-teman relawan ini dalam rangka silaturahmi dan juga membicarakan mengenai program-program MER-C baik di tingkat pusat maupun cabang. Program di tingkat pusat yang difokuskan pada pertemuan ini adalah program kesehatan MER-C di wilayah Papua dan rencana pendirian Rumah Sakit MER-C di Timika Papua.
Relawan MER-C cabang Jerman diwakili oleh Bapak Zoesmar Sidi yang juga selaku pendiri MER-C Cabang Jerman dan Dina Zoesmar. Dalam kesempatan ini turut hadir juga seorang arsitek muda Jerman yaitu Marie Thull. Sementara MER-C pusat diwakili oleh dr. Zackya Yahya Setiawan, Sp.Ok., selaku Koordinator MER-C untuk wilayah Indonesia Timur yang didampingi oleh Rima Manzanaris (Sekretaris Eksekutif MER-C Jakarta) serta relawan-relawan medis yang pernah bertugas di Timika (Papua) dan Sorong (Papua Barat), yaitu dr. Hendra Dwi Kurniawan dan dr. M. Fikry Firdaus.
Dalam pertemuan ini dibahas mengenai berbagai program MER-C di wilayah Papua. Diantaranya program klinik sosial di Timika yang sudah berjalan 3 tahun lebih dan program klinik sosial di Sorong yang sudah berjalan 2 tahun lebih. Jumlah pasien di kedua klinik ini adalah yang tertinggi dari seluruh klinik sosial di seluruh Indonesia yang ditangani oleh MER-C. Program utama yang dijalankan adalah program mobile clinic yang mengunjungi pasien-pasien di wilayah terpencil secara rutin dan terjadwal. Program lainnya adalah penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan anak-anak sekolah serta program pembudidayaan dan penyebaran tanaman zodia yang berkhasiat untuk menghalau nyamuk malaria. Program pembudidayaan tanaman zodia diharapkan bisa menurunkan angka penyakit Malaria yang menempati urutan pertama kasus penyakit terbanyak di Klinik Sosial di Timika.
Pada akhir pertemuan tersebut MER-C Pusat juga menyampaikan rencana pembangunan Rumah Sakit MER-C di Timika Papua. Masyarakat Timika akan mewaqafkan sebidang tanah seluas 2 hektar kepada MER-C dan mereka sangat berharap MER-C dapat membantu memfasilitasi pembangunan Rumah Sakit di Timika. Saat ini MER-C tengah menyelesaikan administrasi surat-surat tanah dan mempersiapkan gambar rancang bangun Rumah Sakit. Selanjutnya, MER-C Jakarta berharap cabang-cabang MER-C di daerah terutama MER-C cabang Jerman dapat membantu mengkampanyekan program ini dan melakukan penggalangan dana di Jerman. Relawan-relawan MER-C cabang Jerman sangat mendukung dan menyambut baik program ini dan siap membantu kampanye program Rumah Sakit di wilayah timur Indonesia yang rawan isu disintegrasi ini.
Selain membicarakan berbagai program MER-C, dr. Zackya juga menyampaikan undangan kepada teman-teman relawan cabang Jerman untuk mengunjungi wilayah Papua yang sangat indah dan menakjubkan.








