Selain berfokus memberi bantuan pengobatan bagi korban bencana di Palu, hal lainnya terkait kesehatan juga turut menjadi perhatian Tim MER-C. Salah satunya masalah sanitasi di wilayah pengungsian atau terdampak bencana karena sanitasi yang buruk dapat mengakibatkan bencana kesehatan lainnya. 

Setelah menyusuri berbagai wilayah terdampak bencana khususnya di kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, MER-C menemukan wilayah pengungsian yang masih sangat membutuhkan perhatian karena fasilitas umum dan sanitasi lingkungan yang memprihatinkan.

Adalah desa Sibalaya, yang terletak di kecamatan Tanambulava, kabupaten Sigi, wilayah yang terkena bencana pergerakan tanah yang membuat banyak rumah warganya bergeser dan hancur.  Terdapat sekitar 100 KK atau sekitar + 500 jiwa yang menempati wilayah pengungsian ini yang berasal dari Sibalaya Utara dan Sibalaya Selatan. Dengan jumlah warga sebanyak itu, wilayah pengungsian di Sibalaya Utara hanya memiliki satu MCK dan air bersih pun sulit.



Kondisi yang memprihatinkan ini, mendorong MER-C menurunkan Tim Konstruksi ke Sigi pada Senin/22 Oktober 2018. Tim langsung melakukan peninjauan ke lapangan dan memutuskan bahwa MER-C akan membangun MCK di wilayah pengungsian Sibalaya Utara sebanyak 3 titik. Hal ini disampaikan oleh Ir. Faried Thalib, Ketua Tim Konstruksi MER-C untuk Palu.

“Kami sudah ke Sibalaya Utara untuk meninjau langsung kondisi pengungsian di sana. Sesuai assessment awal, keberadaan MCK memang sangat dibutuhkan. Melihat luasnya wilayah dan jumlah pengungsi yang ada, kami memutuskan untuk membangun MCK di satu titik. Dua titik terdiri dari masing-masing 6 WC dan 6 kamar mandi bagi pria dan wanita, sementara satu titik lagi terdiri dari 3 WC dan 3 kamar mandi bagi wanita dan pria,” jelas relawan yang merupakan

Meskipun di wilayah pengungsian, menurutnya MCK yang dibangun adalah MCK permanen, yaitu dengan konstruksi batu kali, kolom baja, dan diplester. “Kami ingin MCK yang dibangun manusiawi bagi para korban. Untuk itu kami membuat MCK permanen karena bencana besar ini pastinya akan membutuhkan waktu cukup lama untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tambahnya.

Bantuan MCK akan dibangun oleh relawan dari Divisi Konstruksi MER-C dengan jumlah relawan 12 orang sudah berada di lokasi. Lama pengerjaan diperkirakan selama satu hingga 2 minggu ke depan.


Bantuan dan donasi bagi Korban Gempa Bumi dan Tsunami di Palu – Donggala - Sigi dapat disalurkan melalui:

BCA, 686.0099339
BSM, 701.5658.899
BNI Syariah, 303.2000.922

Semua rekening atas nama :
Medical Emergency Rescue Committee



Info :
Webiste : www.mer-c.org
FB : MER-C Indonesia
Call Center : 0811990176
IG : @mercindonesia




#mercpedulipaludonggalasigi

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C