Kondisi RS Dr. M. Jamil Padang yang menjadi pusat kunjungan Tim Relawan Medis dari berbagai instansi, membuat MER-C pada hari ke-2 (2/10) pasca bencana memutuskan untuk mengunjungi dan melakukan survai ke lokasi gempa terparah lainnya, yaitu Padang Pariaman. Tim berangkat dari Padang pukul 11.30 wib dan sampai di RSUD Pariaman sekitar pukul 13.00 wib. Tidak seperti yang dibayangkan, walaupun menurut informasi wilayah ini merupakan pusat gempa, namun kondisi RSUD tidak mengalami kerusakan berarti. Kondisi semua ruangan termasuk ruang OK (operasi) juga masih layak untuk digunakan melayani pasien korban gempa. Tim MER-C langsung bertemu dengan Direktur RS Pariaman dan Kepala Bagian Bedah RSUD Pariaman untuk berkoordinasi dan mendapat informasi yang akurat mengenai kondisi RS dan pasien korban gempa yang ditangani RS.
Tim kemudian memutuskan untuk membuat posko di RSUD Pariaman. Selain jumlah Tim Medis tidak sebanyak di RS Dr. M. Jamil, ruang operasi di RS ini juga masih memungkinankan Tim Bedah MER-C melakukan operasi khusunya bedah tulang di RS ini. Dengan bantuan seorang relawan dokter setempat, tidak jauh dari RSUD Pariaman Tim dipinjamkan sebuah rumah untuk menjadi posko relawan. Alamat posko utama MER-C saat ini adalah Jl. Bagindo Azis Chan No. 140, Kelurahan Lohong, Kota Pariaman - Sumatera Barat, telepon 0751-91140. Selain relawan dari MER-C Jakarta, Tim relawan dari MER-C Cabang Medan yang berjumlah 7 orang semua berkumpul di posko ini.
Setelah melakukan koordinasi internal, Tim MER-C kemudian dibagi menjadi 2 tim, yaitu Tim Bedah dan Tim Mobile Clinic. Tim Bedah yang berfokus pada kegiatan operasi dan penanganan pasien korban gempa di RSUD Pariaman. Sementara Tim Mobile Clinic akan melakukan pelayanan medis keliling dengan mengunjungi lokasi gempa di sekitar Padang Pariaman.






