
Minggu (25/10): Hingga hari ke-25 pasca bencana gempa bumi yang mengguncang Sumatera Barat, MER-C masih terus melanjutkan misi kemanusiaan di wilayah ini, khususnya Padang Pariaman. Hingga saat ini, MER-C telah mengirimkan 17 Tim Medis dan non medis secara rotasi dan berkala. Pengiriman Tim ini akan terus dilakukan setiap minggu hingga minimal 2 bulan ke depan seiring dengan sejumlah program kemanusiaan untuk korban gempa Padang yang masih terus berlangsung baik program di RSUD Pariaman ataupun pelayanan medis keliling (mobile clinic).

Untuk program di Rumah Sakit (RSUD Pariaman), MER-C masih menempatkan tenaga medisnya secara terjadwal untuk mengawasi dan merawat pasien-pasien yang masih berada di Bangsal, khususnya Bangsal 2 RSUD Pariaman yang saat ini menjadi tanggung jawab MER-C. Jumlah pasien yang masih ditangani di Bangsal 2 berjumlah 12 orang. Sebelumnya, MER-C diberi tanggung jawab untuk menangani pasien di Bangsal Darurat yang berjumlah 52 orang yang semuanya sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing karena kondisi pasien yang sudah membaik.
Kegiatan lain di RS adalah operasi korban gempa yang sebagian besar menderita patah tulang. Hingga saat ini Tim Bedah MER-C telah melakukan 77 tindakan operasi kepada 41 korban gempa di RSUD Pariaman yang terdiri dari 24 tindakan ORIF (Open Reduction Internal Fixation), 1 tindakan AMP, 3 tindakan External Fixation, 36 tindakan Debridement, 2 tindakan amputasi, 5 tindakan Repair Tendon, 5 tindakan Gips, dan 1 tindakan Traksi Skeletal.
Sementara itu, untuk mengecek kondisi pasien pasca operasi yang sudah dipulangkan ke rumah atau keluarga masing-masing, MER-C juga masih terus menjadwalkan Tim Medisnya untuk melakukan kunjungan (visit) ke rumah pasien. Seperti pada hari Minggu (25/10), Tim Medis MER-C melakukan kunjungan ke 7 pasien pasca operasi di wilayah Sei Geringging, Koto Kampung Dalam dan Sikucur.

Pelayanan medis keliling (mobile clinic) juga masih menjadi program andalan MER-C. Tim mobile clinic biasanya tidak hanya terdiri dari relawan dokter dan perawat, tapi juga dilengkapi dengan relawan non medis karena pada program mobile clinic selain memberi pelayanan kesehatan, juga disertai dengan pendampingan psikologis untuk anak-anak dan penyaluran bantuan logistik dan lainnya.
Untuk menunjang program mobile clinic, MER-C menyewa 2 buah motor untuk menjangkau wilayah-wilayah gempa yang sulit diakses oleh mobil.






