Senin (26/10) : Seiring masa tanggap darurat yang akan berlalu, MER-C mulai meluaskan program kerja di wilayah gempa bumi Padang dengan menambah Program Rekonstruksi bangunan yang rusak akibat gempa seperti rumah warga dan tempat ibadah. Selain bangunan, fasilitas umum yang terkait dengan kondisi kesehatan warga juga menjadi perhatian MER-C seperti MCK dan air bersih.
Berdasarkan hasil survai, maka Nagari (Desa) Koto Tinggi adalah salah satu wilayah terparah akibat gempa. Sebagian besar rumah warga dan bangunan di Nagari ini tergolong rusak berat, bahkan ada yang rata dengan tanah. Sebagai tahap awal, MER-C akan membantu rekonstruksi bagi 50 rumah warga. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah sesuai dengan jumlah donasi yang masuk ke MER-C dengan amanah Gempa Padang.

Saat ini sudah 20 rumah warga yang dipastikan akan dibangun di Koto Tinggi. Program Rekonstruksi ini akan diawasi langsung oleh Divisi Konstruksi MER-C. Sementara proses pembangunan akan dibantu oleh Masyarakat Muslim Banyumas, juga sejumlah relawan non medis dan tentu warga Koto Tinggi itu sendiri.
Rekonstruksi fasilitas umum yang berdampak pada kesehatan juga menjadi fokus perhatian MER-C. Di wilayah Nagari Malalak Barat, Kabupaten Agam, banyak MCK yang rusak akibat gempa. Apabila hal ini dibiarkan tentu akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Lingkungan yang tidak bersih dan sistem pembuangan yang tidak baik akan mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit.
Untuk itu, di wilayah Nagari Malalak Barat, MER-C membuat program pembuatan MCK. Saat ini sudah selesai pembuatan 2 unit MCK dari 4 unit MCK Rencananya akan dibangun 4 unit MCK. Sebanyak 2 unit MCK sudah selesai pembuatannya.

Selain MCK, air bersih juga merupakan kebutuhan vital yang keberadaannya juga sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Kurangnya sarana air bersih telah membuat banyak warga di Hulu Banda menderita penyakit kulit scabies. Untuk mengatasi masalah ini, Tim MER-C bekerjasama dengan Tim Ukhuwah membuat sumur air bersih. Rencananya pembuatan sumur air bersih ini juga akan dilakukan di wilayah Kudu Ganting.






