Bagi masyarakat di Jorong Nagari, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan khitanan massal adalah tradisi tahunan memeriahkan Idul Adha selain melaksanakan pemotongan hewan kurban. Selain karena tradisi khitanan massal tahunannya, wilayah yang terletak di dekat Danau Maninjau ini juga terkenal karena merupakan tanah kelahiran Tokoh Nasional Buya Hamka. Walaupun gempa baru saja mengguncang wilayah mereka, traidisi khitanan pada tahun ini tetap berjalan namun bedanya kegiatan pada tahun ini penuh dengan nuansa sosial.
Sejumlah lembaga termasuk MER-C turut berpartisipasi dalam kegiatan yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat. Pada kegiatan yang berlangsung hari Minggu/29 November 2009 ini, MER-C berperan menyediakan tenaga medis, obat dan semua perlengkapan medis untuk khitanan. Untuk tenaga medisnya, MER-C juga dibantu oleh sejumlah dokter dan mahasiswa kedokteran dari UNAND (Universitas Andalas), Padang. Sementara lembaga lain berpartisipasi dalam bentuk sumbangan dana dan bingkisan bagi anak-anak.

Sebanyak 27 orang anak berhasil dikhitan. Anak-anak ini tidak hanya berasal dari wilayah setempat (Sungai Batang), tapi juga dari wilayah-wilayah di sekitarnya yang mengalami bencana longsor akibat gempa yang terjadi 30 September lalu.
Bertempat di salah satu sekolah, kegiatan ini berlangsung lancar dan meriah. Uniknya, anak-anak yang sudah dikhitan tidak langsung pulang, tapi dikumpulkan di satu ruangan yang sudah disiapkan oleh panitia dan akan menginap selama 3 hari. Selama waktu tersebut, anak-anak akan dihibur oleh berbagai macam kesenian daerah.






