Medical Emergency Rescue Committee

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawat- daruratan medis.
MER-C mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin.
MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.
MER-C merupakan lembaga kemanusiaan yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).

Sakit 5 bulan di Oman, Pak Saefur Akhirnya Kembali ke Keluarganya di Banyumas

 

Bapak Saefur (46 tahun) terbaring tak berdaya dalam ambulans MER-C. Seluruh anggota tubuhnya tidak mampu lagi bergerak, hanya tatapan mata yang kosong dengan sesekali mengedip yang dia lakukan. Sudah hampir 5 bulan Bapak yang mencari nafkah sebagai supir di salah satu perusahaan logistic di Oman terbaring seperti ini tanpa bisa berbuat apa-apa. Penyakit stroke yang  mulai menyerang awal tahun 2009 telah  membuat Bapak Saefur tidak dapat lagi menjalankan aktivitasnya. Pihak perusahaan dan seorang saudara sebangsa yang prihatin melihat kondisinya berusaha untuk mengembalikan Bapak Saefur ke keluarganya yang berada di Banyumas, Jawa Tengah. Usaha selama 4 bulan lebih mencari tenaga medis yang bisa mendampingi pasien dalam perjalanan pulang ke Indonesia, akhirnya membuahkan hasil. MER-C dengan difasilitasi pihak perusahaan segera menugaskan 2 relawan dokternya untuk menjemput Bapak Saefur ke Oman dan mendampinginya dalam perjalanan pulang ke Indonesia.

 

MER-C sendiri dihubungi oleh seorang warga Negara Indonesia yang merasa prihatin terhadap kondisi bapak Saefur sekitar 3 minggu lalu. Setelah melakukan kontak beberapa kali melalui email dan telepon, akhirnya MER-C menyanggupi akan mengirimkan relawan dokternya untuk menjemput bapak Saefur ke Oman. Hal ini disambut baik oleh pihak perusahaan tempat bapak Saefur bekerja. Bapak Saefur Rahman adalah seorang tenaga kerja asal Indonesia yang baru 1 tahun bekerja di Oman. Sejak Januari 2009, penyakit stroke menyerangnya.  Penyakit ini kemudian membuat kesehariannya hanya dihabiskan dengan berbaring. Selama itu pula, Bapak Saefur menjalani hari-harinya dengan dirawat di Rumah Sakit  Sultan Qaboos University, di Kota Muscat.

 

Dua relawan yang ditugaskan oleh MER-C untuk menjemput Bapak Saefur adalah dr. Herman Darmawan dan dr. Zecky Eko Triwahyudi. Setelah menerima konfirmasi kesanggupan dari MER-C,  pihak perusahaan segera mengurus dan memfasilitasi segala sesuatunya mulai dari kedatangan Tim medis hingga penerbangan yang akan membawa Bapak Saefur ke Indonesia. MER-C sendiri bertanggung jawab untuk mendampingi pasien selama dalam perjalanan dari Oman ke Indonesia dan kemudian mengantarkan pasien ke keluarganya di Banyumas.

 

Senin (25/5) 2 relawan MER-C berangkat menuju Oman dengan membawa sejumlah peralatan medis yang diperkirakan akan dibutuhkan oleh pasien selama dalam perjalanan nanti. Setelah melihat langsung kondisi pasien dan berdiskusi dengan Tim medis Rumah Sakit setempat diputuskan bahwa kondisi pasien stabil dan bisa untuk diterbangkan ke Indonesia. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan Tim medis di sana untuk mengembalikan kondisi Pak Saefur. Mengembalikan Pak Saefur ke Indonesia agar bisa berkumpul dengan keluarga adalah hal yang terbaik yang dapat dilakukan. Kedekatan dengan keluarga diharapkan akan membawa pengaruh baik bagi peningkatan kondisi pasien.

 

Pada hari Rabu (27/5) Tim medis MER-C dan Bapak Saefur bertolak ke Indonesia dengan menggunakan Etihad Airways. Pada hari Kamis (28/5) sekitar jam 2 siang, pesawat yang membawa Tim MER-C dan bapak Saefur tiba di bandara Soekarno Hatta. Ambulans bandara sudah siap menjemput untuk dibawa ke Poliklinik Bandara dimana ambulans MER-C sudah menunggu sejak tadi. Setelah mengurus dokumen-dokumen yang memakan waktu cukup lama khususnya di bagian BNP2TKI, pada jam 4 sore pasien bisa dibawa dengan menggunakan ambulans MER-C keluar dari bandara menuju kantor MER-C yang terletak di Kramat Lontar Senen, Jakarta Pusat.

 

Jam 06.30 malam ambulans MER-C kembali bersiap berangkat menuju Banyumas dimana keluarga Bapak Saefur sudah menanti kedatangan orang yang mereka cintai. MER-C kembali menugaskan 2 relawan untuk mendampingi pasien selama dalam perjalanan di ambulan. Dua relawan yang ditugaskan adalah dr. Zecky Eko Triwahyudi yang juga menjemput pasien ke Oman dan perawat Ade Bahtiar. Alhamdulillah, Jum’at (29/5) jam 4 pagi tadi Bapak Saefur sudah kembali ke pangkuan istri dan keluarganya.

 

 
-
Click on the slide!

Pelayanan Medis bagi Korban Banjir Wanita dan Anak-anak di wilayah Gujrat

Click on the slide!

Kehancuran yang Disebabkan Banjir Bandang di Pakistan

Click on the slide!

Tim MER-C dan PIMA bersiap Menuju Multan, Pakistan Bagian Selatan

Click on the slide!

Tenda Pengungsian Korban Banjir di Gujrat-Pakistan yang Dikunjungi Tim MER-C

Click on the slide!

Relawan MER-C melakukan Soil Investigation untuk RS Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Teknik UIG

Click on the slide!

Tim MER-C di Lokasi tanah waqaf untuk RS Indonesia di Bayt Lahiya

Click on the slide!

Tim MER-C menjelaskan kepada Pedana Menteri Ismail Haniyah mengenai struktur Bangunan RS Indonesia  di Bait Lahiyah

Baner

Dukung Misi Kemanusiaan MER-C ke Palestina
Amanah "One Boat for Gaza"                                                      BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0153678  

Amanah Pembangunan RS Indonesia di Gaza                            BSM cab. Kramat              No. Rek. 009.0121.773      
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

Per tanggal 1 Juni 2009, MER-C memindahkan semua rekeningnya di Bank Muamalat Indonesia ke Bank Syariah Mandiri

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA PALESTINA
Periode 29 Desember 2008 - 28 Februari 2010
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp5.520.970.353.00
BMI   
Rp 3.746.073.969.68
BSMRp 5.863.693.904.80
Donatur Langsung 
Rp 2.476.281.700.00
SMS Donasi (Perkiraan) Rp 954.952.350.00
Penukaran Mata Uang Asing*Rp 39.335.525.00
Konversi mata uang asing**Rp 390.792.125.00
Penjualan Barang*** 
Rp   17.800.000.00
Total Penerimaan s.d 28 Februari 2010
Rp

 19.009.899.927.48

 
Pengeluaran s.d 28 Februari 2010             Rp 5.065.601.407.14
Alokasi untuk pembangunan RS Gaza Rp13.000.000.000.00 
Saldo dana Palestina per 28 Feb '10 Rp

 944.298.520.30 19

 

Terima atas kepercayaan anda yang telah menyumbangkan donasi untuk Palestina. Semoga menjadi amal baik yang tercatat di sisi Allah SWT.

Misi Kemanusiaan MER-C untuk Gempa Padang
BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0099339
BSM cab. Kramat             
No. Rek. 128.0011802
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA GEMPA PADANG
Periode 30 September 2009 - 30 Desember 2009
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp1.124.966.775,00
BSMRp779.377.975,63
Donatur Langsung
 Rp 499.778.550,00
Total
Rp2.404.123.300,63

Info Kesehatan

Serangan asma pada anak ditandai dengan sesak, mengi yang menetap, batuk makin keras, perut naik turun waktu bernafas, cepat lelah, lebih suka dalam posisi duduk, bibir membiru.

Konsultasi Kesehatan

gigi bengkak terus menerus

Pertanyaan:Saya Retna mahasiswa umur 20 th, terus terang dok saya merasa terganggu sekali dengan gigi graham saya yang gak kempes-kempes... Baca

terdapat daging tumbuh diatas gusi pada anak 1 tahun

Pertanyaan  Dokter, anak saya yang berumur 1 tahun 7 bulan terdapat daging tumbuh di atas gusi sebelah kanan bawah. Bagaimana... Baca

rasa sakit yang luar biasa setelah gigi geraham dicabut

Pertanyaan:Salam dokter. Saya ingin bertanya, kemarin saya baru di cabut gigi geraham ke 2 dari belakang, karena gigi saya bolong,... Baca

Statistik Web

mod_vvisit_counterHari ini553
mod_vvisit_counterPekan ini4184
mod_vvisit_counterBulan ini2342
mod_vvisit_counterPengunjung447196
Kami memiliki 105 Tamu online
   
Events
Buka Puasa Bersama Relawan MER-C Markas MER-C yang biasanya sepi oleh relawan akan terasa ramai dan semarak ketika ada kegiatan relawan ataupun ketika ada persiapan misi kemanusiaan. Seperti Sabtu sore (21/8) kemarin, menjelang s...
 
Artikel Kesehatan
Hiperbilirubinemia (Kuning) Pasca lahir Kuning Normal Penyebabnya ? Secara fisiologis, tubuh seseorang memproduksi sel darah merah, dan “membuang” atau memecah sel darah merah yang sudah tua, secara kontinyu. Produk buangan ...