Medical Emergency Rescue Committee

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawat- daruratan medis.
MER-C mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin.
MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.
MER-C merupakan lembaga kemanusiaan yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).

Pemerintah Sudan Undang MER-C Kunjungi Darfuur

Jum’at (22/5) 2 relawan MER-C meninggalkan  Bandara Soekarno Hatta menuju Khartoum Sudan. Keberangkatan kedua relawan ini dalam rangka memenuhi undangan dari Pemerintah Sudan. Dua relawan yang berangkat tersebut adalah dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT dan dr. Henry Hidayatullah yang keduanya merupakan Presidium MER-C. Turut ikut bersama MER-C 2 kru dari salah satu televisi nasional, TV1. Keberangkatan kali ini dilepas langsung oleh Duta Besar Sudan untuk Indonesia, H. E. Mr. Ibrahim Bushra. Pemerintah Sudan mengundang MER-C setelah mereka menghentikan kegiatan 10 NGO asing yang selama ini bekerja di Sudan, tepatnya di Darfuur. Pemerintah Sudan berharap MER-C dapat membantu menangani permasalahan di Darfuur yang saat ini sudah banyak dipolitisasi oleh kepentingan asing. 

 

Sekedar informasi, masalah Sudan sendiri khususnya konflik di Darfuur mulai ramai diberitakan di berbagai media internasional akhir-akhir ini setelah ICC (International Crime Court) atau Pengadilan Kriminal Internasional  mengeluarkan surat penangkapan kepada Presiden Sudan Omar al-Bashir. Dalam surat tertanggal 4 Maret, ICC mendakwa al-Bashir telah melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan di Darfuur. Masalah inilah yang menjadi sorotan internasional dan menjadi sasaran INGO (International Non-Governmental Organization) untuk menuntut dilakukan investigasi di wilayah tersebut.

 

MER-C sendiri sudah cukup lama mengamati pemberitaan masalah Darfuur. Ketika datang undangan dari Pemerintah Sudan, maka MER-C sebagai sebuah lembaga sosial kemanusiaan pun menerima undangan ini. Namun Tim yang dipersiapkan oleh MER-C kali ini bukanlah Tim Bedah atau Medis seperti biasanya, namun Tim Advance yang tugas utamanya melakukan survey dan initial assessment terhadap masalah pengungsian di Darfuur.

 

Selama 10 hari Tim MER-C di Sudan, selain melakukan kunjungan dan pertemuan dengan Duta Besar RI di Sudan (Drs. Tajuddien Noor Bolimalakalu, SH., MH., MM), Tim juga bertemu dengan sejumlah pejabat Sudan terkait seperti Commisioner General of Humanitarian Aid Commission Republic of Sudan, General Secretary of Humanitarian Aid Commission Darfuur Selatan, dan Majelis Ulama Sudan. Sebelumnya direncanakan Tim MER-C juga dijadwalkan akan beraudiensi dengan Presiden Sudan, Omar al-Bashir, namun sayangnya audiensi ini belum dapat terlaksana karena jadwal presiden yang sangat padat hingga menjelang waktu kepulangan Tim ke Indonesia.

 

Hari ke-3 tiba di Sudan, Tim didampingi pemandu dari Sudan langsung menuju Darfuur sebuah propinsi tempat konflik dan masalah pengungsian berada. Tidak tersedianya jalur darat membuat perjalanan menuju Darfuur ditempuh dengan pesawat “Marsland” dengan waktu tempuh selama 2 jam. Tim MER-C mengunjungi Darfuur Selatan tepatnya kota Nyala. Selama 3 hari Tim berusaha melakukan initial assessment ke sejumlah kamp pengungsian di Darfuur Selatan. Kondisi masyarakat di pengungsian sangat memprihatinkan!

 

Pada hari Senin/1 Juni 2009, Tim merampungkan misi advance di Sudan dan kembali ke Jakarta. Sejumlah foto dan data hasil survei yang didapat Tim akan menjadi dasar untuk pembuatan program dan kampanye rencana misi untuk Sudan selanjutnya. Semoga misi advance ini bisa menjadi awal yang baik bagi peningkatan hubungan antara Indonesia dan Sudan.

 

 

 
-
Click on the slide!

Pelayanan Medis bagi Korban Banjir Wanita dan Anak-anak di wilayah Gujrat

Click on the slide!

Kehancuran yang Disebabkan Banjir Bandang di Pakistan

Click on the slide!

Tim MER-C dan PIMA bersiap Menuju Multan, Pakistan Bagian Selatan

Click on the slide!

Tenda Pengungsian Korban Banjir di Gujrat-Pakistan yang Dikunjungi Tim MER-C

Click on the slide!

Relawan MER-C melakukan Soil Investigation untuk RS Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Teknik UIG

Click on the slide!

Tim MER-C di Lokasi tanah waqaf untuk RS Indonesia di Bayt Lahiya

Click on the slide!

Tim MER-C menjelaskan kepada Pedana Menteri Ismail Haniyah mengenai struktur Bangunan RS Indonesia  di Bait Lahiyah

Baner

Dukung Misi Kemanusiaan MER-C ke Palestina
Amanah "One Boat for Gaza"                                                      BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0153678  

Amanah Pembangunan RS Indonesia di Gaza                            BSM cab. Kramat              No. Rek. 009.0121.773      
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

Per tanggal 1 Juni 2009, MER-C memindahkan semua rekeningnya di Bank Muamalat Indonesia ke Bank Syariah Mandiri

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA PALESTINA
Periode 29 Desember 2008 - 28 Februari 2010
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp5.520.970.353.00
BMI   
Rp 3.746.073.969.68
BSMRp 5.863.693.904.80
Donatur Langsung 
Rp 2.476.281.700.00
SMS Donasi (Perkiraan) Rp 954.952.350.00
Penukaran Mata Uang Asing*Rp 39.335.525.00
Konversi mata uang asing**Rp 390.792.125.00
Penjualan Barang*** 
Rp   17.800.000.00
Total Penerimaan s.d 28 Februari 2010
Rp

 19.009.899.927.48

 
Pengeluaran s.d 28 Februari 2010             Rp 5.065.601.407.14
Alokasi untuk pembangunan RS Gaza Rp13.000.000.000.00 
Saldo dana Palestina per 28 Feb '10 Rp

 944.298.520.30 19

 

Terima atas kepercayaan anda yang telah menyumbangkan donasi untuk Palestina. Semoga menjadi amal baik yang tercatat di sisi Allah SWT.

Misi Kemanusiaan MER-C untuk Gempa Padang
BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0099339
BSM cab. Kramat             
No. Rek. 128.0011802
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA GEMPA PADANG
Periode 30 September 2009 - 30 Desember 2009
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp1.124.966.775,00
BSMRp779.377.975,63
Donatur Langsung
 Rp 499.778.550,00
Total
Rp2.404.123.300,63

Info Kesehatan

Gejala usus buntu awalnya muncul nyeri ulu hati yang kemudian pindah ke perut kanan bawah, kadang-kadang untuk berjalan perut akan terasa nyeri, disertai mual, muntah & demam.


Konsultasi Kesehatan

gigi bengkak terus menerus

Pertanyaan:Saya Retna mahasiswa umur 20 th, terus terang dok saya merasa terganggu sekali dengan gigi graham saya yang gak kempes-kempes... Baca

terdapat daging tumbuh diatas gusi pada anak 1 tahun

Pertanyaan  Dokter, anak saya yang berumur 1 tahun 7 bulan terdapat daging tumbuh di atas gusi sebelah kanan bawah. Bagaimana... Baca

rasa sakit yang luar biasa setelah gigi geraham dicabut

Pertanyaan:Salam dokter. Saya ingin bertanya, kemarin saya baru di cabut gigi geraham ke 2 dari belakang, karena gigi saya bolong,... Baca

Statistik Web

mod_vvisit_counterHari ini522
mod_vvisit_counterPekan ini4153
mod_vvisit_counterBulan ini2311
mod_vvisit_counterPengunjung447164
Kami memiliki 79 Tamu online
   
Events
Buka Puasa Bersama Relawan MER-C Markas MER-C yang biasanya sepi oleh relawan akan terasa ramai dan semarak ketika ada kegiatan relawan ataupun ketika ada persiapan misi kemanusiaan. Seperti Sabtu sore (21/8) kemarin, menjelang s...
 
Artikel Kesehatan
Hiperbilirubinemia (Kuning) Pasca lahir Kuning Normal Penyebabnya ? Secara fisiologis, tubuh seseorang memproduksi sel darah merah, dan “membuang” atau memecah sel darah merah yang sudah tua, secara kontinyu. Produk buangan ...