Jakarta, 15 Rabi’ul Akhir 1435/15 Februari 2014 (MINA) – Komunitas Suara Anak Bangsa menyerahkan bantuan kemanusiaan melalui lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue Comitte (MER-C) untuk diteruskan pada korban bencana alam letusan Gunung Kelud. 

Sumbangan dana yang disalurkan sebesar Rp 37 juta, diserahkan oleh penyanyi sekaligus pendiri komunitas Suara Anak Bangsa, Vadi Akbar Kalamata, kepada Kepala Divisi Penggalangan Dana MER-C, Luly Larisa, Sabtu (15/2) malam di FX Sudirman Jakarta.

 

Dana tersebut adalah hasil penggalangan selama satu jam pada malam itu, dalam rangkaian acara soft launching komunitas Suara Anak Bangsa dengan mengusung tema “Kita Peduli”.

“Dana kami kumpulkan untuk membantu korban-korban bencana letusan Gunung Kelud,” kata Vadi.

Menurutnya, sumbangan diserahkan melalui MER-C karena ia mengetahui MER-C selama ini, sebagai lembaga yang bergerak di bidang kegawatdaruratan, selalu transparan dan profesional dalam penyaluran dana bantuan. MER-C juga selalu menerjunkan para relawannya untuk membantu korban bencana di beberapa daerah, bahkan di beberapa daerah konflik luar negeri.

“MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, professional dan netral,” kata penyanyi yang belum lama ini me-release singlenya yang berjudul “Jangan Salah”.

Sementara itu, Luly dari MER-C menyambut  langkah yang telah diambil oleh Suara Anak Bangsa yang menurutnya memiliki prinsip yang sama dengan MER-C.

“Dana yang disumbangkan akan masuk ke rekening MER-C untuk bencana dan akan disalurkan khusus untuk korban Gunung Kelud dalam bentuk obat-obatan dan lainnya,” kata Luly.

Gunung Kelud yang terletak di perbatasan Kediri-Blitar, Jawa Timur, telah meletus sekitar pukul 22.50 WIB, Kamis malam (13/2).

Hujan abu akibat dampak letusan Gunung Kelud telah menerpa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang berjarak lebih dari 200km dari gunung Kelud.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, hujan abu menyebar di beberapa wilayah, seperti Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, Ponorogo, Pacitan, Solo, Yogya, Boyolali, Magelang, Purworejo, serta Temanggung.

Total ada tujuh orang meninggal akibat erupsi Gunung Kelud. Korban tewas akibat tertimpa bangunan dan penyakit yang disebabkan abu vulkanik. Rata-rata mereka menderita penyakit infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). (L/P09/K02/IR).

Sumber : http://mirajnews.com/indonesia/15167-mer-c-dipercaya-salurkan-bantuan-untuk-korban-gunung-kelud.html

 

 

 

 

 

 

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C