Bogor, 23 Dzulhijjah 1434/28 Oktober 2013 (MINA) - Para relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Alumni Global March to Jerussalem (GMJ) asal Indonesia menyerukan kepada umat Islam untuk memperhatikan pentingnya Masjid Al-Aqsha bagi perjuangan umat Islam sedunia.

"Ini bukan sekedar pertemuan relawan yang pernah melakukan aksi longmarch hingga ke perbatasan Jodania-Palestina. Tetapi untuk mengingatkan kembali untuk terus-menerus menggencarkan pentingnya memperhatikan upaya-upaya pembebasan Masjid Al-Aqsha dan Palestina dari penjajahan Israel," kata Ketua Alumni GMJ Indonesia, Tatang Syahria kepada Mi'raj News Agency (MINA), usai Silaturahim Alumni GMJ Indonesia di Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Ahad sore (27/10).

Beberapa waktu sebelumnya, Ketua GMJ Internasional, Dr. Ribhi Halloum kepada MINA juga menyerukan umat muslim sedunia untuk bergerak mencegah tindakan Zionis Israel bertindak lebih jauh terhadap Al-Aqsha dan kawasan kota suci Jerusalem.

Tindakan antara lain melalui sosialisasi dan aksi GMJ yang diikuti oleh ribuan peserta, termasuk dari Indonesia, tambahnya.

Pada acara temu peserta GMJ itu juga diadakan Pelatihan Video Televisi untuk wartawan MINA, staf MER-C dan alumni GMJ bersama Tim Tutor Fitra Ratory (TV One), Silvano Hajid (Kompas TV), Hery Alamsyah (MNC Tv), dan Nashih Nashrullah (Republika).

Turut hadir peserta GMJ dari Bogor, Tasikmalaya, Sukabumi, Garut dan Lampung.

Menurut Fitra, pelatihan untuk menggali potensi dan meningkatkan kemampuan wartawan dalam pengambilan video reportase televisi.

"Apalagi saat ini berkembang citizen journalism yang melibatkan masyarakat dalam pemberitaan tertentu," ujarnya.

Menurut Widi Kusnadi, Redaktur Timur Tengah MINA, pelatihan video televisi sangat bermanfaat bagi wartawan, khususnya untuk koresponden MINA di Palestina, Mesir, Yaman, Jordania dan Sudan. (L/P010/R1).

Sumber http://mirajnews.com/indonesia/11243-kantor-berita-mina-adakan-pelatihan-jurnalistik-tv.html

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C