Jakarta, 11 Jumadil Awal 1435/12 Maret 2014 (MINA) - Vokalis grup band 'Tengkorak' Ombat  yang biasa membawakan lagu-lagu underground (metal) mengajak penggemarnya dan seluruh rakyat Indonesia menyukseskan pembangunan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza Palestina.

"Allahu Akbar, ayo kita dukung pengadaan alat kesehatan untuk penyelesaian pembangunan RS hdonesai Gaza Palestina," katanya kepada Mi'raj Islamic News Agency (MINA) di Jakarta, Rabu (12/3).

 Ombat yang punya nama asli Muhammad Hariadi Nasution sebagai 'komandan'  band 'Tengkorak' salah satu band metal yang mengusung tema islami dalam lagu-lagunya ini menunjukkan kepeduliannya dengan mendukung program Gerakan Rp 50 ribu per orang untuk pengadaan alat kesehatan (Alkes) RS Indonesia Gaza.

"Ini amal nyata yang harus kita dukung untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina," kata Ombat yang juga menjadi ketua Lembaga Bantuan Hukum Muslim Indonesia (LBHMI).

Ombat sangat mendukung pembangunan RS Indonesia di Gaza sebagai bentuk silaturahim, dukungan dan  bantuan rakyat Indonesia pada rakyat Palestina. Dia juga ikut ambil bagian dalam pembuatan video untuk kampanye program Gerakan Rp 50 ribu per orang yang dimotori oleh Medical Emergency Rescue Comitte (MER-C).

"Untuk kemanusian terlebih untuk Palestina kita harus dukung dan suskseskan pengadaan Alkes RS Indonesia di Gaza," katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Penggalangan Dana MER-C, Luly Larisa, mengatakan, pengadaan Alkes untuk RS Indonesia Gaza membutuhkan anggaran Rp 65 milyar, atau dua kali lipat lebih dari biaya pembangunan gedungnya. Untuk mendapatkan anggaran sebesar itu MER-C bekerja sama dengan berbagai pihak untuk program Gerakan Rp 50 ribu per orang.

“Guna suksesnya program Gerakan Rp 50 ribu per orang ini untuk pengadaan Alkes RS Indonesia Gaza dan kami kerjasama dengan banyak pihak termasuk Ombat Tengkorak,” kata Luly.

Pembangunan fisik RS Indonesia Gaza mulai dikerjakan sejak 14 Mei 2011, dibangun di atas tanah seluas 16.261 m2, berasal dari wakaf pemerintah Palestina di Gaza.

Lahan untuk RS Indonesia Gaza itu diserahterimakan oleh Menteri Kesehatan Palestina Baseem Naem kepada Ketua Presidium Mer-C Joserizal Jurnalis sebagai pihak pembangun pada 23 Januari  2009 lalu.

Lokasinya berada sekitar 2,5 km dari perbatasan Israel sehingga sering dipantau oleh pesawat tempur tanpa awak (drone) AU negara Yahudi tersebut, namun sejauh ini pembangunan RS Indonesia terus berjalan tanpa gangguan dan hambatan.

RS Indonesia di Jalur Gaza ini menjadi bukti silaturahim jangka panjang antara rakyat Indonesia dan rakyat Palestina di mana seluruh dananya berasal dari masyarakat Indonesia, sebagian besar dari kalangan menengah ke bawah, dari Sabang hingga Merauke (L/P07/EO2 ).

Sumber : http://mirajnews.com/indonesia/nasional/16129-ombat-tengkorak-dukung-galang-dana-untuk-alkes-rs-indonesia-di-gaza.html

 

 

 

 

 

 

 

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C