RMOL. Galang dana peduli palestina berhasil kumpulkan  Rp 27.442.000. Penggalangan dana kemanusian ini wujud kepekaan dan kepedulian masyarakat Muara Enim.

Malam peduli palestina ini bertepatan momen Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilangsungkan di gedung kesenian Dayang Rindu Muara Enim,Sabtu (16/8).

Bertemakan 'satu hati peduli palestine' yang diselenggarkan oleh  5 organisasi di Muara Enim yakni,  Simpatisan Serasan Sekundang, PMI Muara Enim, Perguruan Tinggi  Serasan, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah,  dan Sanggar Tari Gending.

Bupati Muara Enim H Muzakir Sai Sohar, menyampaikan apresiasinya terhadap generasi muda Muara Enim yang merasa peduli dan peka terhadap apa yang terjadi di palestina.

"Kepedulian ini tidak lepas karena  idiologi kita adalah  pancasila. Dan dalam sila itu, bahwa  kita menjunjung tinggi kemanusian yang adil dan beradab,"kata Muzakir Sai Sohar kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, berapa saat lalu.

Kepedulian itu lanjut Muzakir, patut dilakukan semua elemen masyarakat untuk menolong sesama.

"Tingkatkan kepedulian sesama, mari kita satu hati peduli palestina," ujar Muzakir.

Muzakir menjelaskan, di layar TV bisa dilihat,  roket-roket  layaknya percon yang bukan main mengerikan.

"Banyak korban jiwa berjatuhan. Anak kecil kehilangan orang tua, Ibu kehilangan anak dan suami, kita  mengecam keras tindakan yang tidak beradab tersebut,"tegas Muzakir.

Sebagai bentuk kepeduliannya itu, secara pribadi dia menyumbangkan Rp 10 juta untuk peduli palestina.

Ketua Panitia Peduli  Palestina, M Arifin kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (16/8) mengatakan, dana yang terkumpul ini merupakan sumbangan masyarakat muara enim maupun penjualan stiker-stiker kepada masyarakat.

"Dari penjualan stiker, sumbangan masyarakat termasuk dari  pak bupati Muara Enim, terkumpul dana sebesar Rp 45.653.000,"ungkap Arifin.

Lalu, dana kemanusian itu terang Arifin, akan diserahkan langsung melalui Bupati Muara Enim H Muzakir Sai Sohar kepada Presidium MER-C (yayasan kemanuasian peduli palestina),
DR Hendri Hidayatullah pada malam ini juga.

DR Hendri Hidayatullah menyampaikan, bahwa, MER-C adalah organisasi asli praduk indonesia, sudah berkecimpuk 15 tahun di kemanusian. Bahkan sampai sekarang ini telah mengirimkan 147 misi baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Kirimkan tim medis, baik konflik dan bencana alam, diantara luar negeri Irak, Iran, Afganistan, Gazza Palestine,"terangnya.

Diakuinya, Palestina, merupakan salah satu negara, mengakui pertama kali kemerdekaan indonesia tahun 1945.

Disebutkannya, akibat serangan itu, sudah menembus angka 2 ribu meninggal, 9 ribu luka-luka dalam 2 minggu. Menurutnya, ini bukan peperangan tetapi agresi militer,

MER-C katanya, telah membangun rumah sakit indonesia di gazza Palestina dan telah  rampung akhir 2013. Pembangunannya menelan dana sekitar 65 milyar. 40 milyar dana tersebut berasal dari Indonesia. [udi]

Sumber : http://www.rmolsumsel.com/read/2014/08/16/11577/Peduli-Palestina,-Masyarakat-Muara-Enim-Galang-Dana-Kemanusiaan-

 

 

 

 

 

 

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C