Perdana Menteri Ismail Haniyah sedang membawa jenazah cucu pertamanya Amal Abdussalam Haniyah, di salah satu rumah sakit di Gaza City, Rabu (27/11). (Foto: Team Palestina)

Gaza City, 24 Muharram 1435/28 November 2013 (MINA) - Para relawan Indonesia di Gaza berkunjung ke rumah duka Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya setelah cucu satu-satunya pemimpin di Jalur Gaza itu meninggal pada Rabu (27/11) akibat krisis yang melanda negeri itu semakin memburuk.

Amal Abdussalaam Haniyah yang masih berumur satu tahun meninggal karena penyakit infeksi pencernaan yang kemudian menyerang saraf otaknya.

Amal merupakan putri dari putra sulung Ismail Haniyah yang bernama Abdussalam Haniyah.

Cucu perempuan Haniyah satu-satunya itu dinyatakan meninggal di Rumah Sakit An-Nasr, Jalur Gaza, menyusul kekurangan peralatan dan obat-obatan akibat blokade berkelanjutan yang kini melanda daerah kecil itu.

Dua puluh dua relawan yang kini tinggal di Beit Lahiya, utara Gaza, berangkat pada Kamis sore (28/11) ke rumah Ismail Haniyah di Jalur Gaza dan disambut langsung Perdana Menteri beserta keluarga dan jajaran pemerintahan yang juga tengah berkunjung.

'Pada saat kami ke sana, para tamu dan warga yang ikut ta'ziah (melawat) ke rumah Ismail Haniyah," kata koresponden MINA (Mi'raj News Agency), Muhamad Hussein.

Hussein melaporkan, minimnya peralatan medis di Jalur Gaza akibat blokade Israel menyebabkan banyak pasien di berbagai rumah sakit terbengkalai dan tidak mampu dirawat sebagaimana mestinya.

Namun, Hussein melanjutkan, Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza yang tidak lama lagi akan selesai proses pembangunannya diharapkan dapat meringankan penderitaan  masyarakat Gaza.(L/K11/P03/P02)

Sumber : http://mirajnews.com/palestina/12479-relawan-indonesia-di-gaza-ta-ziah-ke-rumah-ismail-haniya.html

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C