Terkait bentrok yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar, Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dr. Sarbini Abdul Murad meminta semua pihak untuk bisa menghormati rumah sakit agar menjadi tempat netral.

 
 Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia Kembali terhubung dengan dua relawan di Gaza Palestina, setelah sepekan hilang kontak akibat terputusnya koneksi internet di wilayah tersebut sejak Jumat (12/1).
 

Provices Group, perusahan yang bergerak di bidang jasa, baru saja memperingati hari jadinya yang ke 17 pada Kamis (18/1/2024). Dalam kesempatan ini mereka memberikan donasi untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia sebesar 50 Juta rupiah.

Syarifudin Ahmad Perwakilan dari Provices Group mengatakan, pihaknya berharap donasi yang diberikan ini dapat meringankan beban warga Palestina di Jalur Gaza, yang saat ini sedang berada dalam situasi konflik.

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia kembali kehilangan kontak dengan dua relawan dan staf lokal yang berada di Jalur Gaza selama hampir sepekan.

“Kami terakhir kali kontak dengan relawan di Gaza hari Jumat (12/1), kemudian siang sudah tidak ada kabar dan memang ternyata internet di Gaza kembali terputus. Biasanya mereka update penyaluran bantuan untuk warga Gaza dan kondisi terkini di sana, tapi sudah hampir sepekan belum ada kabar lagi,” kata Manajer Operasional MER-C, Rima Manzanaris, Kamis (18/1).

Yayasan Pondok Pesantren Darullughah Wadda'wah (Dalwa), Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, menyerahkan donasi sebesar 2.110.000.00 rupiah untuk Palestina melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

Donasi ini diserahkan langsung oleh perwakilan Dalwa, Habib Hanif bin Abdurrahman Alattas, Habib Muhammad bin Tohir bin Yahya serta Habib Muhammad Jadid bin Abdurrahman Assegaf kepada Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad dan Presidium MER-C Ir. Faried Thalib, Kamis (11/1).

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C