Tanggapan atas Berita Dinilai tanpa Izin, Aktivis MER-C di Karang Gayam DipersoalkanHarian Radar Sampang, Edisi Rabu (25/01)
Jakarta Atas permintaan langsung dari Pemda Sampang melalui Bakesbang Sampang, MER-C memutuskan untuk mengirimkan kembali Tim Medisnya ke Sampang. Saya ditelpon dari Pemda Sampang, Bapak Rudi dari Bakesbang Sampang agar MER-C menurunkan Tim Medis karena menurutnya MER-C dapat dipercaya oleh kedua belah pihak, demikian ungkap dr. Joserizal Jurnalis, SpOT, Presidium dan Pendiri MER-C. Menanggapi permintaan tersebut, MER-C sebagai sebuah lembaga sosial kegawatdaruratan medis untuk korban perang, konflik dan bencana alam baik di dalam maupun di luar negeri kemudian memberangkatkan Tim Medisnya ke Sampang pada hari Senin (23/01) lalu. Ini merupakan Tim ke-2 setelah sebelumnya Tim Medis MER-C sempat memberikan bantuan pelayanan medis bagi 600 pengungsi konflik Sunni Syiah di di GOR Sampang pada 8 12 Januari 2012. Keberadaan Tim MER-C kali ini diharapkan bisa ikut membantu meredam konflik melalui pendekatan pelayanan kesehatan bagi kedua belah pihak yang sempat bertikai.