Jl. Kramat Lontar No. J-157. Senen. Jakarta

Jakarta – Sebagai bagian dari komitmen jangka panjangnya, Selasa (25/8), MER-C Indonesia kembali mengirimkan Tim Relawannya ke Rakhine State, Myanmar. Tim yang dikirimkan berjumlah tiga orang relawan, yaitu dr. Joserizal Jurnalis, SpOT selaku Ketua Tim, Drs. Ichsan Thalib dari Divisi Konstruksi MER-C dan dr. Tonggo Meaty Fransisca relawan yang telah mengikuti dua kali misi kemanusiaan ke wilayah ini.

Tiba di distrik Sindhupalcowk pada Kamis (7/5) sore, Jum’at (8/5) paginya Tim MER-C dan WANADRI langsung menggelar posko pengobatan bagi warga korban gempa.

 

Pada hari pertama, posko pengobatan diadakan di wilayah Keurini. Keurini berada di ketinggian 1.800 mdpl. Gempa dahsyat yang menerjang Nepal membuat sembilan puluh persen bangunan di wilayah ini hancur. Kegiatan pengobatan pun diadakan di sebuah bangunan sekolah yang sebagian bangunannya sudah hancur karena gempa.

Setelah Dhunche yang telah ditangani medisnya oleh militer setempat, Kamis (7/5), Tim MER-C WANADRI yang terdiri dari sembilan orang relawan bergerak ke wilayah gempa terparah lainnya di Nepal, yaitu Sindhupalcowk. Tim mulai bergerak ke Sindhupalcowk sejak Kamis pagi dengan membawa bantuan obat-obatan, alat medis dan juga tenda besar untuk pengobatan.

Jum’at (8/5), seorang anggota tim MER-C WANADRI untuk Nepal, Dadang Mokhamad Rizal mengabarkan bahwa tim telah tiba Sindhupalcowk pada hari Kamis pukul 5 sore. Namun informasi ini baru diterima MER-C Pusat Jakarta pada hari Jum'at pagi tadi dikarenakan sulitnya sinyal di wilayah tersebut.

"Kita tim sudah sampai Sindhupalcowk kemarin sekitar jam 17.00, camp kita tidak bersignal untuk dapat singnal harus berjalan sejauh 1 km naik ke atas bukit," info Dadang dalam pesan singkatnya.

Hari ini, Selasa (5/5) pukul 10.00 waktu setempat, Tim MER-C WANADRI mulai bergerak ke lokasi gempa terparah di Nepal. Untuk efektifitas kerja, tim dibagi menjadi dua. Tim pertama yang terdiri dari 5 relawan, yaitu 1 dokter spesialis, 1 perawat bedah, 1 logistik, 1 rescue dan 1 pendata, hari ini bergerak ke wilayah Lalitpur yang berjarak sekitar 1,5 jam dari kota Kathmandu. Mereka akan melakukan assessment dan pelayanan medis bagi para korban gempa di wilayah ini.

Sembilan orang relawan yang tergabung dalam Tim Pertama MER-C dan WANADRI telah tiba dengan selamat di Kathmandu (Nepal), Senin (4/5) siang waktu setempat. Sempat mengalami dua kali transit, yaitu di Kuala Lumpur (Malaysia) dan Dhaka (Bangladesh), Tim akhirnya bisa mendarat di Kathmandu, Ibukota Nepal. Dari Bandara, Tim langsung bertemu dengan Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepal, Iwan Wiranataatmadja guna mendapatkan informasi terkini mengenai pemetaan medan dan penyaluran bantuan.

Image

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.

Alamat

Jl. Kramat Lontar No. J-157. Senen. Jakarta Pusat - Indonesia.

Telp.

+62 21 315 9235

Email

office@mer-c.org

Useful Links

Berita Terkini