Demonstrasi ricuh, MER-C turunkan tim medis tangani korban massal

Jakarta – Aksi demonstrasi buruh dan mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), menyebabkan korban massal. Peserta aksi dan aparat mengalami luka serta gangguan pernapasan akibat gas air mata dan peluru karet. 

Merespons kondisi tersebut, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menurunkan tim medis dari markas pusat di Jakarta. Sebanyak 11 personel diterjunkan, terdiri dari 4 dokter, 3 perawat, serta 4 tenaga logistik.

Ketua Presidium MER-C dr. Hadiki Habib menyampaikan, relawan MER- akan disiagakan beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi jatuhnya korban lebih banyak dari berbagai pihak. 

Di lapangan, tim MER-C berkoordinasi dengan PK3D Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mengerahkan ambulans ke wilayah kerusuhan. Ambulans juga diturunkan ke beberapa titik sekitar lokasi guna memberikan bantuan medis bagi masyarakat maupun petugas dan peserta aksi yang terdampak.

"Kita tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk pengiriman tim medis dan ambulans untuk evakuasi medis dan rujukan" ujar dr. Hadiki Habib. 

Tercatat belasan korban telah mendapatkan pertolongan pertama dari tim MER-C, mulai dari luka ringan hingga sesak napas. Bagi korban dengan kondisi berat, tim merujuk mereka ke rumah sakit yang sesuai untuk penanganan lebih lanjut.

 

Selengkapnya di link ini

https://www.instagram.com/p/DN7akgnk0qL/?igsh=YnYwNm9jdjRhMHoz 

https://www.facebook.com/share/p/1At2S4mYRk/?mibextid=wwXIfr 

https://x.com/mercindonesia/status/1961315267960868957?s=46 

http://youtube.com/post/UgkxEJoOggJoqMQtUsIvu-rb1dq2ulCMUfym?si=uwxWcsGRjNUwqiVX