Istanbul - Pada hari ini (28/3) telah diadakan konferensi press oleh koordinator Fredoom Flotilla dan pengacara yang mewakili para penuntut atas kasus di mana tentara Israel melakukan penyerangan terhadap awak Freedom Flotilla.

Adnan Wirawan dari TPM ( Tim Pengacara Muslim) bertanya apa yang akan dilakukan jika peradilan Turki memutuskan untuk menutup kasus ini, dan dijawab oleh ketua IHH Bulent Yildirim bahwa sebenarnya sejak awal pihak Freedom Flotilla telah memenangkan kasus ini. Hukum yang ada di Turki pun sebenarnya sudah menyediakan landasan yang jelas bahwa dalam kasus seperti ini ke empat Jenderal Israel yang dituntut segera ditangkap. Sebuah "public case" tidak dapat ditutup menurut hukum yang berada di Turki.

Setiap sidang yang dilaksanakan menunjukkan kepada dunia bahwa kasus ini masih berjalan. Jika pun kasus ini akhirnya ditutup oleh para hakim, maka ini hanya menunjukkan kekalahan dari pihak negara Turki, karena kasus ini merupakan kesempatan besar untuk menunjukkan kekuatan hukum negaranya. Dan kalaupun kasus ini ditutup, maka kapal Mavi Marmara ada, dan dapat digunakan untuk kembali berlayar menuju Gaza.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C