Gaza, Palestina Bukan pekerjaan yang mudah di kala seseorang meninggalkan istri, anak-anak maupun keluarga dengan jarak yang jauh dan jangka waktu yang lama. Sakti Wibowo bin Wakijo, salah seorang relawan MER-C asal Wonogiri (Jawa Tengah) yang saat ini bertugas membantu pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza menempuh tantangan di atas demi memunaikan amanah rakyat Indonesia dan menggapai ridho-Nya.

Tidak tanggung-tangung jarak dan waktu yang ditempuh adalah ribuan kilometer dari Indonesia ke Jalur Gaza. Masa tugas yang harus dilalui pun tidak sebentar, bisa mencapai 1 tahun bahkan lebih tergantung selesainya pembangunan fisik RS Indonesia yang akan menjadi sebuah persembahan dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina. Namun berkat keteguhan doa dari seluruh keluarga, membuat pahit manis masa tugas yang dilalui relawan yang akrab dipanggil Abu Zaki ini terasa lebih banyak sisi kesenangan. Inilah nikmat yang menurutnya berhasil menyempurnakan pola hidup yang ia rangkai hingga saat ini,

Pada hari Selasa (23/4), relawan asal Wonogiri (Jawa Tengah) ini mendapat kabar gembira dari keluarga di tanah air. Telah lahir putrinya yang ke-4 sekitar pukul 04.00 wib dalam keadaan sehat dengan berat 3.8 kg dan panjang 51 cm. Mendengar kabar tersebut, pria yang dikenal periang ini langsung mengucap syukur dengan menengadahkan kepala dan kedua tangannya ke langit Gaza.

Dengan bangga pria yang juga pernah menjadi relawan ke wilayah gempa Padang (Sumbar) tahun 2009 lalu, telah menyiapkan nama yang istimewa bagi buah hati yang baru saja lahir. Dibantu Muhammad Husein, rekan sesama relawan yang juga salah satu mahasiswa di Universitas Islam Gaza (UIG), sepakat memberi nama istimewa KHANSA AL-GHOZIYAH, yang bermakna Khansa (nisbat kepada shohabiyah) wanita Gaza  yang anggun.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C