Gaza Palestina. Persatuan Ulama Muslimin Dunia dengan pimpinan masyhur Syeikh Doktor Yusuf Qordhowy dengan didampingi 50 delegasi ulama dari berbagai negara seperti Libya, Suriah, Arab Saudi sampai Australia mengadakan kunjungan ke kota Gaza-Palestina untuk mengadakan Konferensi Pembebasan Al-Aqsha dan para tahanan. Relawan RS Indonesia berkesempatan mengikuti selama dua hari acara kunjungan cendekiawan muslim asal Mesir ini.

Rabu (8/5) sekitar pukul 21.00 waktu Gaza, rombongan Syeikh Doktor Yusuf Qordhowy tiba di Jalur Gaza dan disambut langsung oleh PM Palestina Ismail Haniya. Keesokan harinya, Kamis (9/5), bertempat di Katibah kota Gaza, Syeikh Doktor Yusuf Qordhowy menyampaikan bahwa ummat Islam jangan pernah berhenti melawan musuh dalam rangka pembebasan Al-Aqsha.

Di tengah kesibukan para relawan MER-C dalam program pembangunan RS Indonesia di Gaza, sebanyak 30 relawan turut menghadiri momen penting ini. Hal ini atas izin dari Ir. Edy Wahyudi selaku Ketua program pembangunan RS Indonesia di Gaza. Ir. Edy Wahyudi memberikan liburan khusus selama satu hari untuk refreshing fisik para relawan RSI yang setiap harinya bekerja untuk pembangunan RS Indonesia. Liburan khusus seperti ini diberikan 1 hari dalam jangka waktu 4 bulan. 

Pada hari itu para relawan dibagi menjadi dua kelompok untuk menuju Katibah kota Gaza. Relawan RSI tiba di lokasi dua jam sebelum acara dimulai. Dengan penjagaan yang sangat ketat dari pemerintahan kota Gaza, para relawan RSI berhasil menempati kursi di barisan paling depan.

Pada hari Jumat (10/5), rombongan Syeikh Yusuf Qordhowy melaksanakan shalat Jumat bersama di masjid Umari, sebuah masjid berusia 4.000 tahun yang terletak di Distrik Darj, Gaza City. Dengan penjagaan yang sangat ketat dan jamaah yang melimpah ruah sejak dua jam sebelum adzan dikumandangkan. Alhamdulillah, hari Jumat adalah hari libur untuk kawasan Palestina dan sekitarnya, sehingga para relawan RS Indonesia kembali dapat menghadiri khutbah dan melaksanakan shalat berjamaah bersama rombongan Asy-Syeikh dengan mendapatkan shaf terdepan.

Selama dua hari berturut-turut para relawan memanfaatkan waktunya untuk mengikuti acara kunjungan Syeikh Yusuf Qordhowi, tentulah bukan tidak merasa lelah, tetapi semua terbayar dengan hasil yang mereka peroleh. Keesokan harinya mereka kembali bekerja seperti biasa dengan agenda pekerjaan RS Indonesia di Gaza yang terdiri dari pembangunan gedung utama dan gedung pelengkap. Bidang-bidang pekerjaan antara lain pemasangan instalasi listrik (cable tray, stop kontak, saklar), Pekerjaan Sanitair dan Plumbing (Pemipaan saluran: air bersih, air panas, air kotor dan air hujan) serta Pekerjaan Plesteran dan Blok. 

Dengan mengucap syukur kepada Allah SWT kami berterimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas doa dan dukungan baik moral maupun materilnya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan balasan yang lebih baik atas keikhlashan rakyat Indonesia dalam membantu pembangunan RS Indonesia di Gaza-Palestina.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C