Lima relawan MER-C yang dipandu oleh Abdul Wadood dari PIMA - Pakistan Islamic Medical Association- telah bergerak menuju Gujrat, sebuah daerah yang berjarak kurang lebih 11 jam perjalanan darat dari Islamabad. Hal ini dilakukan karena Tim memilih untuk membantu daerah yang kurang terperhatikan mayoritas NGO di Pakistan.
Menurut pusat penanganan bencana yang diorganisir oleh PIMA dan Alkhidmat Foundation per 31 agustus 2010, di daerah ini terdapat 450 korban meninggal, 40.000 pasien dengan rata-rata keluhan infeksi kulit, pernapasan, pencernaan, candiasis, dan malaria.
Meskipun didera kesulitan ekonomi berkepanjangan, namun tidak menyurutkan rakyat Gaza untuk bershadaqah atau berinfaq. Hal ini dialami oleh dua orang Tim MER-C yang saat ini masih berada di Gaza, Abdillah Onim dan Nur Ikhwan Abadi. Hampir setiap hari ada saja rakyat Gaza yang mengajak untuk berbuka puasa bersama di rumahnya. Bahkan ketika mereka tahu kamiberasal dari negeri nun jauh yang bernama Indonesia, mereka seolah “memaksa” kami untuk sekedar singgah atau bersilaturahmi ke rumah mereka.








