DOH Filipina Apresiasi Kinerja Tim Bedah MER-C

Cebu, Filipina – DOH atau Department of Health of the Philippines dan sejumlah NGO asing dari berbagai negara menyampaikan rasa salut dan apresiasi yang besar bagi kinerja Tim Bedah MER-C. Hal ini disampaikan pada saat rapat koordinasi yang diadakan DOH Filipina, Selasa (3/12) di kantor DOH, Cebu City. Turut hadir tiga relawan MER-C pada rapat tersebut untuk memberikan laporan kegiatan tim. Ketiga relawan tersebut adalah dr. Abdul Mughni, SpB KBD, dr. Nurul Qomaruzzaman, SpOT dan dr. Dany Kurniadi Ramdhan, SpBS. “Kami tidak menyangka diberi applause (tepuk tangan) dan salut dari semua hadirin seperti Unicef, Japanese Army, dll sesaat setelah dr. Abdul Mughni Ketua Tim MER-C memberikan laporan,” ungkap dr. Nurul Qomaruzzaman yang juga merupakan Wakil Ketua Tim MER-C untuk Filipina. Lebih lanjut relawan yang berprofesi sebagai ahli bedah tulang ini memaparkan bahwa sejak awal peserta rapat yang lain menyampaikan bahwa di Medellin dan sejumlah wilayah di Cebu Utara yang dilanda topan belum ada bantuan medis dan warga yang sakit belum tertangani. Padahal, menurutnya lagi, Tim MER-C sudah menjangkau seluruh daerah yang disebutkan tadi. “Kami sudah melayani sekitar 1.670 pasien rawat jalan melalui program mobile clinic dan telah melakukan 12 kali operasi mayor di seluruh radius North District Cebu sampai ke pulau terjauh Kinatarcan,” tambahnya. Paparan inilah yang membuat para hadirin salut dan bertepuk tangan karena apa yang telah dilakukan Tim MER-C menjawab semua permasalahan dan keluhan yang semenjak tadi dibicarakan, yakni belum adanya bantuan medis di Medellin. Ungkapan terima kasih juga berdatangan dari sejumlah sejawat medis Bogo Medellin Medical Center (BMMC), Rumah Sakit yang turut mengalami kerusakan akibat topan yang juga merupakan tempat Tim MER-C berposko selama menunaikan tugas kemanusiaan di Filipina. “Selamat kepada grup Merc Indonesia yang telah menjadi grup pertama dari 20 negara yang telah memberikan bantuan medis di Cebu utara, terimakasih banyak.” (Enirhtak Ocificap Atelom). “Selamat kepada seluruh grup Merc! Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat bekerja sama dengan anda semua. Dengan cinta dari kami bbmc Dan seluruh warga Medellin.” (LZ Hurado Iscanilla) Tim Medical Emergency Rescue Committee dari Indonesia telah membuat kami sadar bahwa kami tidak sendirian Dan andalah Salah satu Alasan mengapa kami dapat bertahan Dan bangkit kembali. Terima kasih. (Holda)
Good bye Nelson Mandela

The family of MER-C would like to convey our deepest condolences to the passing of Nelson Mandela. His fight for the freedom of the people of South Africa, Palestine and for all mankind will never be forgotten. “We know too well that our freedom is incomplete without the freedom of the Palestinians.” -Nelson Mandela-
Selamat Jalan Nelson Mandela

Keluarga besar MER-C turut berduka cita akan berpulangnya Nelson Mandela di Afrika selatan. Perjuangannya demi kemerdekaan rakyat Afrika Selatan, Palestina Dan seluruh umat manusia tidak Akan kami lupakan. “Kita tahu betul bahwa kemerdekaan kita tidak Akan menjadi lengkap tanpa adanya kemerdekaan bagi rakyat Palestina.” -Nelson Mandela
Philippines Appreciates MER-C Surgical Team Performance

Cebu, Philippines – DOH or Department of Health of Philippines and a number of foreign NGOs of various countries have given their applause and tremendous appreciation to MER-C surgical team performance. It was delivered on Coordination meeting, held by DOF of Philippines, Tuesday (3/12) located at DOH office, Cebu City with three MER-C volunteers attended the meeting to give team’s activity report. The volunteers are dr. Abdul Mughni, SpB KBD, dr. Nurul Qomaruzzaman, SpOT and dr. Dany Kurniadi Ramdhan, SpBS. “We didn’t expect to be given an applause and appreciation from attendants among all were UNICEF, Japan Army, etc after dr. Abdul Mughni , MER-C’s team President had delivered a report,” said dr. Nurul Qomaruzzaman, which is also a Vice Chairman of MER-C Team for the Philippines. Moreover, volunteer who is also a spine surgeon explained that from the beginning, other attendants of the meeting said the victims of the catastrophe have not been medically treated in Medellin and other regions in North Cebu. However, according to him, MER-C team member has explored all those regions. “We have served around 1.670 outpatients through clinic mobile program and have been conducted 12 major surgeries from radius of all North Cebu District to the farthest island in Kinatarcan,” he added. All information that has been delivered, make the attendants applaud since MER-C team has answered all previous problems and complaints about no medical facilities and activities in Medellin. Gratitude also came from a number of Bogo Medellin Medical Center (BMMC) medical team, the hospital that has been hit by typhoon and was a MER-C team member’s place during their humanity duty in Philippines. “Congratulations to MER-C INDONESIA GROUP for being number 1 among 20 countries rendered Medical Mission in Northern Cebu, thank you so much” (Enirhtak Ocificap Atelom). “Congrats everyone from the MER-C group! It has been an honor working with you. Much love from BMMC and the whole of Medellin” (LZ Hurado Iscanilla). “Medical Emergency Rescue-Commitee team from Indonesia, knowing that we are not alone you’re one of the reasons why we survived and we rise again. Terima kasih.” (Holda)