MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C: Rakyat Suriah Menantikan Bantuan Rakyat Indonesia

Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad menyatakan bahwa rakyat Suriah menantikan bantuan rakyat Indonesia. Hal ini disampaikan usai menerima laporan dari Tim Medis MER-C yang telah menunaikan misi kemanusiaan di Turki dan Suriah pada 12 Februari – 3 Maret 2023. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah mempercayakan donasinya bagi korban gempa di kedua negara melalui MER-C.   “Kami mengucapkan terima kasih kepada donatur dan masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan bantuan yang telah diberikan untuk korban gempa bumi di Turki dan Suriah melalui MER-C. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Pemerintah Indonesia, Pemerintah Turki maupun Pemerintah Suriah serta semua pihak yang telah membantu dan memfasilitasi Tim MER-C di lapangan sehingga misi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya,” ujar Sarbini. Sarbini memaparkan bantuan tahap awal dari rakyat Indonesia telah disalurkan oleh MER-C dengan mengirimkan total 6 relawan medis dan 1 jurnalis ke 2 negara yang diguncang bencana gempa dahsyat, di Turki bagian Selatan dan Suriah bagian Utara.   Dengan lama misi hampir 3 minggu, Tim MER-C telah mengunjungi wilayah terdampak gempa di Turki, yaitu Adana, Kahramanmaras dan Hatay. Di sini, Tim memberikan bantuan dalam bentuk makanan dan kebutuhan logistic bagi para korban yang tinggal di tenda-tenda penampungan sementara.  Dari Turki, dengan izin visa yang ada, Tim MER-C melanjutkan perjalanan kemanusiaan ke Suriah melalui Damaskus. Tim mendatangi dua wilayah terdampak gempa terparah di Suriah, yaitu di Aleppo dan Latakia. Di negara ini, Tim menyalurkan bantuan berupa peralatan bedah, medis, bahan habis pakai, obat-obatan anastesi dan obat-obatan umum untuk mendukung sektor kesehatan di Suriah dalam menangani warga korban gempa.“Kami berharap bantuan tahap awal yang diberikan ini berkah dan bermanfaat untuk menguatkan hubungan baik Indonesia dengan Turki dan Suriah,” ucap Sarbini. “Khusus untuk Suriah, dari laporan tim yang baru menyelesaikan tugas di sana, mereka mengharapkan dan menantikan bantuan lanjutan dari Indonesia, akibat perang yang lama ditambah dengan bencana alam,” lanjut Sarbini. Ia juga menambahkan, bantuan NGO asing yang sulit masuk ke Suriah karena situasi dan kondisi yang ada, maka bisa masuknya MER-C sebagai NGO Indonesia secara resmi ke Suriah diharapkan Indonesia bisa memberikan bantuan jangka panjang bagi Suriah. Dukungan dan donasi dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339 BSI, 701.565.8918 Mega Syariah, 1000.209.400 Atas nama:Medical Emergency Rescue Committee Info lebih lanjut: Call Center MER-C 0811990176    

Tim MER-C bersama Kedubes RI Datangi Wilayah Gempa di Aleppo dan Latakia Suriah

Usai menyerahkan bantuan medis untuk korban gempa kepada Menteri Kesehatan Suriah, dr. Ahmad Ghabbash, Selasa/28 Feb 2023, Tim Medis MER-C bersama Kedutaan Besar RI menuju ke 2 wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa di Suriah, yakni Latakia dan Aleppo. Tim melakukan assessment langsung ke lapangan, yaitu ke rumah sakit dan tempat-tempat penampungan sementara warga korban gempa. Hasil assessment akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengiriman tim dan bantuan medis lanjutan. Di Latakia, Tim MER-C mendatangi Rumah Sakit Nasional Pemerintah Latakia, yaitu RS Hamzah Alinoval yang menanggani pasien korban gempa dan konflik di Latakia, Suriah.  Dari hasil diskusi dengan Tim Dokter rumah sakit, mereka mengatakan korban luka-luka pasca-gempa sudah dapat tertanggani. Namun mereka masih membutuhkan bantuan peralatan operasi dan alat rontgen portabel untuk dapat dapat melakukan penanganan pasien di lapangan.  Sementara itu, alat-alat operasi dibutuhkan untuk dapat memfungsikan semua ruang operasi yang ada di RS ini. Hal ini dikarenakan dari sembilan ruang operasi, baru empat ruang yang dapat digunakan. Lima ruang operasi lainnya belum dapat beroperasi karena belum ada peralatan.  Dalam kunjungan di Aleppo, Tim MER-C bersama Dubes RI untuk Suriah mengunjungi rumah sakit yang hancur karena gempa dan perang. Selain itu, MER-C juga menyambangi rumah sakit yang digunakan untuk merawat korban gempa.  Kondisi perlengkapan rumah sakit belum cukup memadai. Kepala Dinas Kesehatan Aleppo, Dokter Kiad Al Haj Taha berharap adanya bantuan penunjang kesehatan. Dalam kunjungan ini, Tim MER-C juga bertemu dan berdiskusi dengan Bulan Sabit Merah Suriah (Syrian Arab Red Crescent) untuk membicarakan bantuan jangka panjang. Dukungan dan donasi dapat disalurkan melalui: BCA, 686.0099339 BSI, 701.565.8918 Mega Syariah, 1000.209.400   Atas nama: Medical Emergency Rescue Committee   Info lebih lanjut: Call Center MER-C 0811990176

Silahkan bertanya?