IDI Kabupaten Bogor Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui MER-C

Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Bogor hari Rabu (5/6/2024) menyalurkan donasi untuk Palestina sebesar Rp. 25.000.000 melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) “Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir di kantor pusat MER-C untuk menyalurkan donasi untuk Palestina yang kami dapatkan dari para anggota IDI Kabupaten Bogor,” kata dr. Kornadi Sp.JP (K) FIHA, MKM, Ketua IDI Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, donasi ini diserahkan kepada MER-C karena melihat track record yang telah dilakukan, sehingga dari beberapa pertimbangan IDI melihat kerja besar untuk membantu Palestina ini perlu dukungan. “Situasi Gaza saat ini rumit dan butuh perjuangan serta kepedulian semua pihak. Kita harus terus berjuang dan tetap optimis sampai merdeka,” ujarnya. Ia berharap semoga donasi ini sampai kepada yang berhak dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. Dalam kesempatan itu, Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad mengucapkan terima kasih atas donasi yang telah diberikan oleh IDI Kabupaten Bogor. “Apa yang terjadi di Palestina saat ini merupakan kerja besar yang harus dilakukan bersama-sama. Setiap donasi yang diberikan juga merupakan amanat besar yang akan kami salurkan,” kata Sarbini. Sejak serangan Israel ke Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, MER-C terus menyalurkan berbagai bantuan baik berupa obat-obatan, makanan siap saji, paket sembako, air bersih dan kebutuhan warga Gaza lainnya. Bahkan sejak 18 Maret 2024, berkolaborasi dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO), MER-C telah berhasil mengirimkan Tim EMT (Emergency Medical Team) secara bertahap ke Jalur Gaza untuk memberikan bantuan langsung kepada para korban. Tim EMT MER-C menjadi satu-satunya Tim dari Indonesia yang bertugas di dalam Jalur Gaza.
MER-C Papua Lakukan Mobile Clinic ke Pesantren Baitul Muallaf

Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) di Papua terus melakukan program mobile clinic, salah satunya ke Pesantren Baitul Mualaf di Kabupaten Sorong. Mobile clinic di pesantren yang membina sekitar 300 mualaf beserta keluarganya itu telah dilakukan Tim MER-C sejak dua bulan lalu. Pimpinan Pesantren Baitul Muallaf, Hono Salendro, mengucapkan terima kasih atas kehadiran MER-C. Ia mengatakan pengobatan melalui mobile clinic yang digelar setiap bulan ini sangat membantu. Dengan adanya mobile clinic, kini mereka tidak lagi pergi jauh dan mengantre ke puskesmas ketika ada yang sakit. “Adanya pemeriksaan MER-C setiap bulan saya sangat sangat senang dan terbantu, khususnya jama’ah kami,” katanya. Ia mengungkap, tidak hanya santri Baitul Muallaf, banyak warga sekitar yang juga merasakan manfaat dari mobile clinic ini. Untuk itu mereka juga sangat berterima kasih kepada MER-C.Hono mengaku, setiap ia keluar dan bertemu warga, banyak yang menanyakan kapan lagi pemeriksaan dari MER-C dilakukan. Selain di Baitul Muallaf, Tim MER-C di Papua juga rutin menggelar mobile clinic di sejumlah tempat yaitu, Pesantren Alam Inspirasi, Pesantren Darul Istiqomah, Pesantren Raudatul Khufaz, Pesantren Hidayatullah dan Panti Asuhan Sinar Kasih. Mobile clinic juga dilakukan hingga ke pelosok wilayah Papua Barat Daya seperti klalin 4, klalin 6, klalin 2, Arar kampung, Katapop 1, Modan 1, Modan 2 dan Rawa Sugi.MER-C telah hadir di Papua selama 18 tahun melalui program Sehat untuk Papua. Tidak hanya mobile clinic, MER-C juga mengadakan kegiatan sunatan masal, kurban untuk Papua, bantuan paket sembako, bantuan Ramadhan dan Idul Fitri, serta program kemanusiaan lainnya. Rekening Donasi Sehat untuk Papua:BSI, 8111 929.620BCA, 686.066.6608Atas nama:Medical Emergency Rescue Commmittee