MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Wabah Cacar Air Melonjak di Pengungsian Gaza, MER-C Indonesia Imbau Bantuan Medis Darurat

Gaza — Kasus cacar air (chickenpox) melonjak drastis di kalangan pengungsi Palestina di kamp Mawasi, Khan Younis, Gaza. Lingkungan yang sangat padat dan sanitasi buruk menjadi pemicu utama cepatnya penularan penyakit kulit ini. Spesialis kulit, Dr. Ahmed Sabah, menyebut keterbatasan air bersih, krisis nutrisi, dan ketiadaan ruang isolasi membuat penyakit ini cepat menulari seluruh keluarga dalam satu tenda. Penurunan daya tahan tubuh pengungsi juga memicu risiko komplikasi serius, terutama pada anak-anak. Kondisi diperparah oleh krisis ekonomi yang membuat pengungsi tak mampu membeli obat secara mandiri. Di sisi lain, Kepala Farmasi Klinik MER-C Indonesia, Mohammad Zo’rob, mengonfirmasi bahwa stok obat gratis di pusat medisnya kian menipis sejak awal bulan Agustus 2026 akibat lonjakan pasien. MER-C Indonesia bersama tenaga medis setempat mendesak pengiriman bantuan pasokan obat-obatan darurat secara berkelanjutan demi mencegah krisis kesehatan yang makin meluas di Gaza. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcQG4gvTKB3/?igsi=MTNhN21xZnloNGJqdg== https://www.facebook.com/share/v/19NUJozW1A/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVDUMuX3

Semarak Milad ke-27, MER-C Gelar Khitanan Massal dan Layanan Kesehatan Gratis di Galela

Halmahera Utara – Dalam rangka memperingati Milad ke-27, MER-C Indonesia menggelar bakti sosial khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat Galela, Halmahera Utara, Sabtu (15/8). Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi MER-C, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku Utara, Poltekkes Kemenkes Ternate, dan Yayasan Medikal Perdamaian Galela. Total ada 57 relawan yang ikut berpartisipasi, terdiri dari sembilan dokter spesialis, 26 dokter umum, satu dokter gigi, satu bidan, 11 perawat dan sembilan relawan non medis. Sembilan dokter spesialis yang terlibat yaitu dua dokter spesialis penyakit dalam, serta masing-masing satu dokter spesialis saraf, kulit, paru, ortopedi, obstetri dan ginekologi (Obgyn), serta bedah umum. Warga menyambut antusias kegiatan ini. Tercatat sebanyak 187 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan umum, 13 ibu hamil mendapatkan pemeriksaan, dan 71 anak mengikuti khitanan massal. Dalam sambutannya, Presidium MER-C Indonesia, dr. Zecky Eko Triwahyudi, Sp.OT., Subsp.CO(K)., MARS., MM., AIFO-K, menyampaikan salam hangat dan hormat untuk seluruh masyarakat Galela, serta ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan bakti sosial ini. Ia mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan ikatan kemanusiaan dengan masyarakat. dr. Zecky dalam sambutannya juga menyampaikan perkembangan pembangunan rumah sakit MER-C di Galela, Halmahera Utara. Ia mengatakan, tahap pertama pembangunan rumah sakit telah rampung, ditandai dengan selesainya 100 persen struktur utama bangunan. “Sekarang kita sedang menuju tahap kedua, yaitu menyelesaikan pekerjaan arsitektur serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP),” jelasnya. Setelah tahap tersebut selesai, MER-C akan melanjutkan proses perizinan klinik dan rumah sakit. MER-C rumah sakit untuk masyarakat Galela ini dapat mulai beroperasi tahun depan. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DcF85cQk473/?igsh=MTE1N3U3OXB2enRxMg== https://www.facebook.com/share/p/1BcFqCBQ7E/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVFqWqNQ

Silahkan bertanya?