MER-C Berangkatkan Tim Advance ke NTT

Jakarta – MER-C Indonesia pada Jumat (21/8/2026) memberangkatkan tim advance ke lokasi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim tersebut terdiri dari tiga relawan medis, yakni Presidium MER-C dr. Zecky Eko Triwahyudi yang berangkat dari Jakarta, serta dr. AD Irma dan perawat Samsudin Aziz dari Mataram. Tim advance dikirim untuk melakukan asesmen langsung di lapangan dan memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi penugasan bagi tim lanjutan yang akan diberangkatkan MER-C. Dr. Zecky mengatakan, sebagai respons terhadap situasi di NTT, MER-C berencana mengirimkan dua tim utama, yakni tim bedah trauma dan Emergency Medical Team Fixed 1 (EMT-F1). “Kita tahu beberapa area cukup luas dan berbagai tim sudah turun di sana. MER-C akan melengkapi tim yang sudah ada di sana. Kita akan menyusuri area yang masih membutuhkan tenaga medis,” ujar dr. Zecky. MER-C rencananya akan bertugas di wilayah Ngada dan Nagekeo. Namun, lokasi penugasan masih akan ditinjau lebih lanjut berdasarkan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat terdampak. “Sejauh mana wilayah-wilayah terdampak membutuhkan tim medis akan kita lihat di lapangan, sehingga kondisi kesehatan masyarakat masih bisa kita back up sementara waktu sampai fasilitas kesehatan di lokasi pulih kembali,” katanya. Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WIB. Menurut data BMKG, sebanyak 87 orang dilaporkan meninggal dunia, 1.298 orang luka-luka, dan 150.576 jiwa terpaksa mengungsi di berbagai posko akibat gempa tersebut. Bencana tersebut juga menyebabkan sedikitnya 11.925 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat, serta merusak puluhan fasilitas ibadah dan sekolah. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DcXoPKGToJS/?igsi=bGtsbjRsY3kwdXFx https://www.facebook.com/share/v/1BpkfAY6Fp/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVu1SDyo