MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Tiba di NTT, Tim MER-C Langsung Bergerak ke Area Terdampak Gempa

Flores– Tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (22/8), tim MER-C Indonesia langsung bergerak memeriksa sejumlah korban luka terdampak gempa bumi di lokasi pengungsian. Sebelumnya, tim MER-C telah melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Puskesmas Dampek dan Camat Lawa Leda Utara, Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga, Tim Medis Pemerintah Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Manggarai Tengah dan Dinas Kesehatan Manggarai Timur, serta Rumah Sakit Lapangan Pusat Krisis di Ruteng Tim kemudian mendapat informasi dari Puskesmas Dampek mengenai sejumlah pengungsi yang mengalami patah tulang akibat tertimpa bangunan rumah saat gempa terjadi. Mendapat informasi tersebut, tim MER-C bersama tim medis Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga dr. Agus Harianto, Sp.B, serta Tim Kesehatan NTB bergerak menuju lokasi pengungsian di Dusun Waso, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para korban direncanakan menjalani pemeriksaan penunjang berupa rontgen untuk menentukan penanganan selanjutnya. Relawan MER-C,dr. Zecky Eko Triwahyudi, Sp.OT., Subsp.CO(K)., berangkat dari Jakarta pada Jumat (21/8)6 menuju Labuan Bajo. Setibanya di Labuan Bajo, ia langsung melanjutkan perjalanan menuju Ruteng. Dari Ruteng, perjalanan dilanjutkan menuju Reo kemudian ke Dampek. Dalam perjalanan menuju wilayah terdampak, tim menemukan sejumlah kondisi jalan yang terdampak bencana. Di beberapa titik terdapat bekas longsoran, sementara jembatan Wae Pesi di ruas Ruteng-Reo mengalami kerusakan ringan. Tim MER-C juga sempat bertemu dengan Yayasan Nurul Huda di Masjid Nurul Huda Reo. Masjid tersebut mengalami kerusakan berat sehingga didirikan masjid darurat di halaman. MER-C berencana membuka posko di sekitar masjid tersebut, karena akses air, listrik serta bangunan yang dapat digunakan sebagai posko di lokasi tersebut dalam kondisi cukup baik. Berdasarkan pemantauan awal tim MER-C, kerusakan akibat gempa cukup berat di sejumlah wilayah. Di wilayah Reo, Manggarai Tengah, tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 30–40 persen. Sementara di Dampek, Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, kerusakan dilaporkan mencapai sekitar 90 persen. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DcbBFhZkyqY/?igsi=MTNxcmQ0YXFuaGVzaA== https://www.facebook.com/share/v/1Jj3Bbdunq/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSVxycBLm

Silahkan bertanya?