MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Kabut Asap Karhutla : Perlu Mitigasi Risiko Bencana Kesehatan dan Krisis Sosial

Siaran Pers JAKARTA — Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia menyoroti dampak serius kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat dan kondisi sosial-ekonomi warga. Situasi ini memerlukan penanganan terpadu dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Paparan partikel halus (PM2.5) dan polutan dalam asap dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi mata, dan kulit. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis adalah kelompok paling rentan terdampak sakit. Aktivitas luar yang terbatas menurunkan roda ekonomi dan meningkatkan kerentanan menuju krisis social Menyikapi kondisi tersebut, MER-C Indonesia mendorong langkah-langkah berikut: MER-C Indonesia menghimbau seluruh relawan MER-C dan relawan lain di wilayah terdampak kabut asap karhutla untuk tetap menjaga keselamatan diri, selalu berkoordinasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga kemanusiaan untukmemastikan perlindungan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. Jakarta, 16 Oktober 2026MER-C Indonesia Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/Dek7afyTlwD/?xtok=YWw3Ym52bzk3dzVj https://www.facebook.com/share/p/1EeFjG88ax/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSg28M1td

Menengok Klinik Sumatra di Gaza City yang Kini Layani Ratusan Pasien Setiap Hari

Gaza – Klinik Sumatra di Rumah Sakit Al-Ahli Arab (Baptis), Gaza City, Palestina, yang diinisiasi oleh MER-C Indonesia bersama Kementerian Kesehatan Palestina, kini telah melayani 200–300 pasien setiap hari. Beroperasi sejak Desember 2025, klinik ini memberikan layanan perawatan luka, penanganan korban cedera, serta perawatan kaki diabetik bagi masyarakat di Jalur Gaza. Hakim Ahmad Muhammad Ramadan Abu Musamah, Kepala Departemen Bedah Rumah Sakit Al-Ahli Arab, menyampaikan terima kasih kepada MER-C Indonesia atas pendirian klinik yang telah membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza ini. “Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.’ Untuk itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada MER-C Indonesia atas pendirian klinik ini, yang turut berkontribusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Jalur Gaza,” ujarnya. Ia mengatakan, keberadaan Klinik Sumatra ini sangat penting dalam membantu penanganan pasien luka di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan di Gaza. “Kami berharap dukungan dan bantuan Anda senantiasa berlanjut. Semoga Allah membalas Anda dengan sebaik-baik balasan dan melimpahkan kebaikan kepada Anda,” tuturnya. Nama Klinik Sumatra dipilih oleh warga dan staf lokal Gaza sebagai bentuk empati, kepedulian, dan solidaritas terhadap para korban bencana di Sumatra, Indonesia. Pemilihan nama ini bertepatan dengan proses renovasi dan rehabilitasi bangunan klinik, yang berlangsung ketika bencana hidrometeorologi melanda tiga provinsi di Sumatra. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/Deg7l1izcbx/?cplk=c2ZvYWtsbTRsMHN5 https://www.facebook.com/share/v/1Gc4PHG62M/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSgRced2F

Silahkan bertanya?