Relawan MER-C Ikuti Pelatihan PPAM Kesehatan Reproduksi untuk Pengungsi Rohingya

Medan – Medan – MER-C mengirimkan relawan untuk mengikuti Pelatihan Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi untuk Pengungsi Rohingya, yang diselenggarakan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Pelatihan berlangsung selama dua hari, pada 30–31 Oktober 2026, di Medan, Sumatera Utara. MER-C diwakili oleh Muhammad Lutfi, yang saat ini bertugas di Klinik MER-C di shelter pengungsi Rohingya, Lhokseumawe, Aceh. Pelatihan ini diikuti total 25 peserta yang terdiri atas tenaga kesehatan dan pengelola program dari lembaga anggota Indonesia Humanitarian Coordination Platform (IHCP) maupun organisasi nonanggota yang terlibat atau berpotensi terlibat dalam respons pengungsi Rohingya. Pelatihan ini dilatarbelakangi kondisi penampungan pengungsi yang padat serta terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan. Situasi tersebut meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan reproduksi, seperti komplikasi kehamilan dan persalinan, kekerasan berbasis gender (KBG), infeksi menular seksual termasuk HIV, serta kehamilan yang tidak diinginkan. Untuk itu, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan reproduksi bagi pengungsi. Materi yang diberikan mencakup komponen-komponen PPAM, dengan contoh kasus kondisi pengungsi Rohingya serta latihan simulasi penerapannya di lapangan. Selengkapnya di link ini