Jakarta – MER-C Indonesia pada Senin (20/7/2026) kembali memberangkatkan Emergency Medical Team (EMT) ke-14 untuk melanjutkan misi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina.
Tim terdiri dari tiga relawan medis, yaitu satu dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P, M.M., satu spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp. An., serta satu perawat Nadia Rosi, Amd.Kep. Mereka bertolak dari Jakarta menuju Yordania, sebelum memasuki Jalur Gaza melalui Perbatasan Karem Shalom. Keberangkatan tim dilepas oleh relawan dan staf MER-C, serta keluarga.
Ketua Tim, Nadia, yang telah empat kali bertugas di Jalur Gaza, mengatakan bahwa masyarakat Gaza hingga kini masih sangat membutuhkan bantuan dari luar. Untuk itu, MER-C terus bekerja sama dengan WHO dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Di tengah krisis kesehatan yang melanda Jalur Gaza akibat genosida yang masih berlangsung, pengiriman tim medis merupakan wujud komitmen MER-C untuk menjaga keberlangsungan layanan kesehatan bagi warga Gaza.
Selain mengirimkan tim medis, MER-C bersama Kementrian Kesehatan Palestina juga bekerja sama mendirikan MER-C Indonesia Medical Center di kawasan padat pengungsi Al Mawasi, Khan Younis, Gaza Selatan, yang saat ini melayani hingga ribuan pasien setiap harinya.
Selengkapnya di link ini
https://www.instagram.com/reel/DbFe5p_TJrC/?igsh=aDZyNjQ1cDQ3ZTBm
https://vt.tiktok.com/ZSXger7UU
#mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia












