Setidaknya delapan titik di atap dan dinding Rumah Sakit Indonesia di Rakhine State bolong akibat terkena peluru, saat terjadi baku tembak antara Arakan Army (AA) sayap militer suku Arakan yang beragama Budha dengan tentara Pemerintah Myanmar (Tatmadaw), Minggu (2/6) lalu.

Pertempuran terjadi antara tentara Myanmar (Tatmadaw) dan Arakan Army (AA) di dekat lokasi pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Myaung Bwe Village, Mrauk U Township, Rakhine State, Myanmar, Minggu (2/6).

Alhamdulillah, puji dan syukur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa, bahwa pengecoran kolom lantai 3 RS Indonesia yang terdiri dari 55 kolom bulat diameter 70 cm, 16 kolom kotak dimensi 50 x 60 cm dan 13 kolom 15 x 50 cm akhirnya selesai. 

Meski situasi di beberapa wilayah Rakhine State masih mencekam akibat konflik yang terjadi antara Arakan Army dan Tentara Myanmar, empat relawan MER-C akhirnya tiba di lokasi pembangunan RS Indonesia yang terletak di desa Myaung Bwe, kota Mrauk U, Rakhine State, Myanmar, Rabu/10 April 2019.

Progres pembangunan bangunan utama RS Indonesia yang saat ini masih berlangsung di Rakhine State, Myanmar sudah mencapai 91 persen. Demikian pernyataan Ir. Nur Ikhwan Abadi, Site Manager pembangunan RS Indonesia di Rakhine State, Myanmar saat diwawancara menjelang keberangkatannya ke Yangon di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, hari ini Senin/8 April 2019.

Dukung Sosial Media Kami

Langganan Info & Berita MER-C