MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

MER-C Gelar Pelatihan Rehabilitasi Medik untuk Tenaga Kesehatan di Gaza Selatan

Gaza – MER-C Indonesia pada 13–15 Mei 2026 menggelar pelatihan rehabilitasi medik bagi tenaga kesehatan yang bertugas di klinik dan rumah sakit di wilayah Gaza Selatan. Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara tenaga medis Palestina dan Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan fisioterapi dan rehabilitasi medik bagi masyarakat Gaza. Materi pelatihan disampaikan oleh sejumlah ahli fisioterapi dari Gaza serta dokter spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Indonesia, dr. Juli Hartati, Sp.KFR. Pada hari pertama, dr. Juli menyampaikan materi mengenai konsep dasar rehabilitasi klinis serta aplikasi praktis kinestetik bagi para fisioterapis. “Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan materi yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya. Sementara itu, ahli fisioterapi Gaza, dr. Muhammad Mattar, memimpin sesi praktik yang berfokus pada keselamatan pasien, teknik penanganan, serta metode pemindahan pasien. Pelatihan mencakup berbagai keterampilan klinis penting, termasuk teknik pemindahan lateral, teknik pivot transfer, dan metode memindahkan pasien ke posisi yang lebih tinggi. Selain itu, para peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai penanganan pasien yang mengalami jatuh, termasuk pasien dengan patah tulang, cedera sumsum tulang belakang, serta gangguan neurologis. Menurut dr. Mattar, pelatihan berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan positif dari para peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada MER-C Indonesia atas penyelenggaraan program yang menurutnya sangat penting, terutama di tengah situasi sulit yang dihadapi Gaza saat ini. Pelatihan ini berperan penting dalam meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan dari berbagai spesialis, termasuk perawat, dokter, fisioterapis, dan praktisi medis lainnya yang terlibat dalam perawatan pasien. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DZReOGPTq69/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Perkuat Layanan Bedah, Klinik Giving Without Borders Latih Tenaga Kesehatan Gaza

Gaza – Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung para profesional kesehatan di Gaza, Klinik Giving Without Borders menggelar pelatihan bedah umum, di Khan Younis, Gaza selatan. Pelatihan ini diselenggarakan pada 25–26 Februari 2026, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari Klinik Giving Without Borders serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya. Pelatihan dirancang dalam bentuk pembelajaran terstruktur guna meningkatkan pengetahuan bedah dan keterampilan praktis para peserta. Melalui diskusi berbasis kasus dan sesi interaktif, peserta diajak mengeksplorasi berbagai pendekatan untuk memberikan perawatan pasien yang lebih aman dan efektif. Inisiatif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan dalam membangun kapasitas serta mendukung tenaga kesehatan di Gaza agar mampu memberikan layanan bedah berkualitas tinggi, meski saat ini berada dalam situasi krisis akibat agresi dan blokade Israel. Penyelenggaraan pelatihan dan kuliah bagi tenaga medis di Gaza merupakan bagian dari program MER-C yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut. Selain itu, berbagai upaya lain juga terus dilakukan MER-C untuk mendukung sistem kesehatan di Gaza, di antaranya pengiriman tenaga medis dari Indonesia, penyaluran bantuan obat-obatan dan peralatan medis, dukungan operasional Klinik Giving Without Borders, serta perbaikan sejumlah klinik dan rumah sakit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DWYWDgnE5eY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678 Bank Mandiri, 124.000.8111.925 Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061 Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400 Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720 Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Puluhan Rumah Hangus dan 251 Jiwa Mengungsi, MER-C Sigap Salurkan Bantuan di Kampong Jawa

Aceh – MER-C menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran besar yang melanda Dusun Muthadahuddin, Desa Kampong Jawa, Kota Lhokseumawe, pada Selasa (5/5/2026). Sebagai bagian dari fase respons awal, MER-C memberikan bantuan berupa 15 dus mi instan dan 10 dus biskuit. Bantuan tersebut diserahkan oleh Koordinator MER-C Aceh, Ira Hadiati. Ia juga mengunjungi lokasi kejadian untuk melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah hangus terbakar dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Berdasarkan data sementara dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, tercatat sebanyak 77 unit rumah terbakar maupun rusak. Sebanyak 81 kepala keluarga (KK) dengan total 251 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DYCLzIqE5nA/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra

Nakes RSUD Aceh Utara Ikuti Pelatihan Basic Life Support yang Digelar MER-C

Aceh Utara – Para tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Muchtar Hasbi Lhoksukon, Aceh Utara, antusias mengikuti pelatihan basic life support yang diselenggarakan oleh MER-C Indonesia pada Ahad (15/01/2026). Relawan MER-C, dr. Shinta Chairiah, memberikan materi pelatihan terkait kegawatdaruratan medis khususnya pada bidang pernapasan atau respirasi. Materi meliputi cara penanganan serta evaluasi pasien setelah diberikan terapi inisiasi atau terapi awal. Melalui pelatihan ini, diharapkan para nakes RSUD dr. Muchtar Hasbi dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal sehingga meringankan gejala pasien dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit yang lebih berat. Selain dr. Shinta Chairiah, dua relawan MER-C lainnya, yakni dr. Raihan Zata Amani dan Perawat Ela Herawati, juga turut memberikan materi dalam pelatihan tersebut. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DUUpM-tE0_k/?igsh=MW52aW8yczB0OThpcQ== https://www.facebook.com/share/v/1E1w8jqJRh/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSattUH1v/ https://x.com/mercindonesia/status/2018909021437305121?s=46 #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra

MER-C Berikan Pelatihan Kegawatdaruratan bagi Nakes RS Muchtar Hasbi Aceh Utara

Aceh — MER-C kembali melaksanakan pelatihan kegawatdaruratan medis sebagai upaya penguatan kapasitas tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Muchtar Hasbi, Lhoksukon, Aceh Utara, pada Sabtu (21/01/2026). Pada kesempatan tersebut, salah satu relawan MER-C, dr. Hidayatullah, Sp.PD, memberikan materi seputar kegawatdaruratan di bidang penyakit dalam. Materi yang disampaikan meliputi penanganan kondisi hipertensi, terkait emergency dan urgency, kondisi hiperglikemia ekstrem, serta pengenalan gambaran beberapa EKG yang bersifat emergency. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan lancar. Para peserta dapat menerima materi dengan baik, serta terlibat aktif dalam diskusi yang interaktif. MER-C berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas para nakes di RS Muchtar Hasbi, agar kedepannya siap saat sudah menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menuju Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) sebagaimana yang diharapkan. Pelatihan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh MER-C di rumah sakit tersebut. Sebelumnya, MER-C juga telah memberikan pelatihan serupa kepada para nakes pada Ahad (15/01/2026). Selain kegiatan pelatihan, Tim MER-C turut membantu memberikan pelayanan kesehatan di RS Muchtar Hasbi sebagai bagian dari upaya pemulihan layanan medis pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DUXfHiYk_Hf/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA== ——————————————— #MariBersamapulihkanSumatra #mercindonesia #relawanmerc #tim_medis_merc #misi_kemanusiaan #bencana_banjir_longsor_Aceh_Sumatra

Layanan Fisioterapi Klinik GWB Hadirkan Harapan bagi Warga Gaza untuk Pulih

Gaza – Di tengah genosida yang terus merenggut banyak nyawa dan menyebabkan ratusan ribu korban luka serta cedera, layanan fisioterapi di Klinik Giving Without Borders (GWB) di Al Mawasi, Khan Younis, menjadi harapan bagi warga Gaza untuk pulih. Mulai beroperasi sejak Desember 2024, layanan fisioterapi di Klinik Giving Without Borders, hadir untuk merespons kebutuhan masyarakat di kawasan padat pengungsi di Al Mawasi, Khan Younis, terutama setelah gelombang pengungsian akibat perang. Sejak dibuka, layanan fisioterapi Klinik Giving Without Borders, telah membantu banyak pasien dalam proses pemulihan mereka. Tim fisioterapis yang terdiri dari lima perempuan dan lima laki-laki spesialis terus berupaya memberikan pelayanan terbaik di tengah berbagai keterbatasan. Setiap harinya, mereka melayani lebih dari 50 pasien. Di tengah sulitnya akses masuk peralatan medis akibat blokade, para fisioterapis juga berinisiatif menggunakan serta membuat peralatan alternatif guna menunjang pelayanan rehabilitasi bagi pasien. Layanan fisioterapi di klinik ini menangani berbagai kasus, mulai dari anak dengan cerebral palsy, pasien fraktur, hingga penderita stroke. Tidak hanya menyediakan fisioterapi, Klinik Giving Without Borders juga menghadirkan layanan terapi okupasi, yang sangat penting bagi pasien rehabilitasi. Terapi okupasi membantu pasien, terutama anak-anak, untuk kembali memperoleh kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Layanan ini fokus pada peningkatan kualitas hidup pasien sesuai dengan kebutuhan pribadi masing-masing. Selama perang berlangsung, tekanan terhadap departemen rehabilitasi meningkat secara signifikan. Jumlah pasien cedera terus bertambah, termasuk korban fraktur, luka bakar, gangguan kecemasan, hingga cedera saraf tepi. Tim fisioterapis menyampaikan terima kasih atas dukungan MER-C Indonesia terhadap Klinik Giving Without Borders, sehingga departemen fisioterapi dapat beroperasi dan memberikan layanan yang menjadi harapan bagi warga Gaza untuk kembali pulih. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DYB_44SzG3F/?igsh=MWxqd2l0d2Jia2l1aQ== https://www.facebook.com/share/v/18ikA4oyCa/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS9pCq9tc/ https://x.com/mercindonesia/status/2052329646126236029?s=46 #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

MER-C Bersama Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Bahas Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Aceh – Nasib pengungsi Rohingya yang tersebar di sejumlah titik pengungsian di Aceh hingga kini masih belum menentu dan cukup memprihatinkan. Untuk itu, MER-C bersama sejumlah lembaga dan organisasi kemanusiaan lainnya terus berupaya memberikan perhatian melalui berbagai program bantuan serta advokasi pemenuhan hak-hak dasar pengungsi. Pada Senin (4/5), MER-C turut menghadiri pertemuan koordinasi bersama sejumlah lembaga kemanusiaan lainya guna membahas penanganan pengungsi Rohingya di Aceh. Pertemuan tersebut menggarisbawahi sejumlah permasalahan utama, antara lain akses pendidikan anak-anak pengungsi yang belum konsisten, terbatasnya kesempatan pendidikan bagi pengungsi usia dewasa, lemahnya pemberdayaan ekonomi karena bantuan CBI (cash-based interventions) yang belum mencukupi, serta tidak adanya akses kerja formal akibat keterbatasan legal. Selain itu, sistem pengelolaan data pengungsi masih belum optimal untuk mendukung pengambilan kebijakan, sementara penurunan anggaran kemanusiaan akibat instabilitas ekonomi global turut berdampak pada lembaga yang menangani pengungsi. Praktik kerja informal yang tidak terdata, belum optimalnya integrasi sosial-ekonomi dengan masyarakat sekitar, serta belum berkelanjutannya mekanisme rujukan layanan kesehatan, terutama untuk kasus non-darurat, juga menjadi perhatian. Pendekatan penanganan pengungsi pun dinilai belum sepenuhnya humanis di tingkat nasional maupun lokal. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, MER-C bersama sejumlah lembaga lainnya mendorong dibukanya akses pendidikan yang berkelanjutan bagi anak-anak serta perluasan pembelajaran bagi pengungsi dewasa melalui skema berbagi keterampilan. Selain itu, diharapkan adanya penguatan pemberdayaan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan aman, peningkatan integrasi sosial-ekonomi dengan masyarakat, serta perluasan layanan kesehatan dan sistem rujukan yang lebih berkelanjutan, disertai pendekatan kebijakan yang lebih manusiawi dan inklusif. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/p/DX6mwCPk-7j/?igsh=cW5lbmJwY2U3c2tx https://www.facebook.com/share/p/18UuJCPZYD/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZS9CMC6cD/ https://x.com/mercindonesia/status/2051268601756487877?s=46 http://youtube.com/post/UgkxVUvJkVFakUKQtqnlyIo6DXuSc6Nl49si?si=gPS92eBpPmPHtGbI #BantuanUntukRohingya #mercindonesia #MERCAceh #RohingyaAceh #BerbagiKebaikan #MERCForHumanity #rohingya #rohingyarefugees

Klinik Giving Without Borders Gelar Kuliah Ilmiah untuk Dokter Magang

Gaza – Klinik Giving Without Borders di Khan Younis, Gaza Selatan, pada 25 Maret 2026 menggelar kuliah ilmiah untuk dokter magang, dengan topik penyakit kronis dan penanganannya di layanan kesehatan primer. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Klinik Giving Without Borders terhadap pendidikan kedokteran berkelanjutan dan peningkatan kapasitas bagi dokter muda di Gaza. Kuliah disampaikan oleh dr. Hani Breik, Spesialis Kedokteran Keluarga, yang berbagi wawasan klinis dan pendekatan praktis untuk mendiagnosis dan menangani kondisi kronis umum. Sesi ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan klinis dokter magang serta meningkatkan kemampuan mereka memberikan perawatan yang komprehensif dan efektif bagi pasien dengan penyakit kronis. Pemberian kuliah dan pelatihan bagi tenaga kesehatan merupakan bagian dari dukungan MER-C di tengah krisis layanan medis di Jalur Gaza. Selain itu, MER-C juga telah mengirimkan tenaga medis langsung dari Indonesia serta melakukan perbaikan sejumlah klinik dan rumah sakit. Selengkapnya di link ini https://www.instagram.com/reel/DXGymiIEy3Y/?igsh=MW55MGU0Z2k0OWxtaA== https://www.facebook.com/share/v/18dNDSQJeq/?mibextid=wwXIfr https://vt.tiktok.com/ZSHpneUTb ——————————————— Donation Account: Bank Central Asia (BCA), 686.0153678Bank Mandiri, 124.000.8111.925Bank Syariah Indonesia (BSI), 700.1352.061Bank Mega Syariah (BMS), 1000.209.400Bank Muamalat Indonesia (BMI), 358.000.1720Bank Rakyat Indonesia (BRI), 033.501.0007.60308 Account Name : Medical Emergency Rescue Committee #mercindonesia #relawanmerc #relawangaza #JanganLupakanPalestina #BerdiriBersamaPalestina #StopGenocide #FreePalestina #bantuanpalestina #donasipalestina #emtmercindonesia

Silahkan bertanya?