MER-C Indonesia turut menyampaikan keprihatinan atas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan telah menimbulkan dampak kesehatan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, relawan MER-C, dr. Shinta Chairiah, dokter spesialis paru, membagikan edukasi mengenai bahaya asap karhutla dan langkah-langkah untuk melindungi kesehatan saluran pernapasan.
Asap karhutla mengandung partikel halus dan zat berbahaya yang dapat mengganggu saluran pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit paru kronis menjadi kelompok yang rentan terdampak.
Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan, di antaranya menghindari aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak, menggunakan masker respirator seperti N95 saat harus beraktivitas di luar, serta menutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk ke dalam rumah.
Kita juga perlu menjaga kebersihan lingkungan, melindungi mata dan kulit dari paparan asap, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan, terutama bagi orang dengan penyakit paru kronis.
Mari bersama meningkatkan kepedulian dan saling menjaga kesehatan di tengah bencana karhutla ini. Mulai dari diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitar kita.
Selengkapnya di link ini
https://www.instagram.com/reel/Dety0RXT09P/?mdxt=eWlpamo1aGZxeWxw
https://www.facebook.com/share/v/14zH9bCx6pA/?mibextid=wwXIfr
https://vt.tiktok.com/ZSgSgGfyt










