MEDICAL EMERGENCY RESCUE COMMITTEE

Peralatan Medis di Gaza Terbatas, Relawan MER-C: Kami Harus Bekerja Strategis dan Efisien

Gaza – Emergency Medical Team (EMT) MER-C ke-14 yang bertugas membantu pelayanan medis di Nasser Medical Complex, Jalur Gaza, mengatakan peralatan medis dan obat-obatan saat ini masih sangat terbatas.

Dokter spesialis anestesi dr. Lius Hariman, Sp.An., dan dokter spesialis paru dr. Shinta Chairiah, Sp.P., M.M., mengatakan kondisi tersebut membuat tim medis harus bekerja secara strategis dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

“Dokter di sini sangat kompeten dan ahli di bidangnya. Namun, yang menjadi keterbatasan di sini adalah alat yang terbatas, obat bius yang terbatas, dan penunjang yang terbatas, sehingga semua harus bekerja secara strategis dan efisien,” kata dr. Lius.

Ia mengatakan, rumah sakit mengalami kesulitan mendapatkan peralatan medis dan obat-obatan karena sejumlah kebutuhan tersebut tidak tersedia di Gaza.

Sementara itu, dr. Shinta mengatakan keterbatasan peralatan medis dan obat-obatan menyebabkan sejumlah tindakan untuk menangani penyakit paru tidak dapat dilakukan sesuai standar. Meski demikian, tim medis tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik demi keberhasilan tindakan dan keamanan pasien.

MER-C juga terus mengupayakan penyaluran bantuan obat-obatan esensial serta mendukung kebutuhan penunjang layanan kesehatan di Jalur Gaza agar pasien tetap dapat tertangani dengan baik.

Saat ini, bantuan medis sulit masuk ke Jalur Gaza di tengah blokade ketat yang diberlakukan Israel.

Selengkapnya di link ini

https://www.instagram.com/reel/DcbLItbTLFP/?igsi=MTZjN2EwaHN4emh4cw==

https://www.facebook.com/share/v/1DJyjP1M3H/?mibextid=wwXIfr

https://vt.tiktok.com/ZSVxXFnJf

Bagikan:

Silahkan bertanya?