Direktur RS Indonesia: Rumah Sakit dalam Bahaya, Kami Butuh Bantuan Dunia Internasional

Gaza – Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan Al-Sultan, menyampaikan kondisi terkini fasilitas medis tersebut dalam sebuah pernyataan video pada  17 Mei 2025, sehari sebelum serangan quadcopter dan pengepungan yang dilakukan oleh pasukan penjajah Israel.

Dalam pesan yang ia sampaikan melalui vidio tersebut, dr. Marwan menggambarkan situasi RS Indonesia "sangat kompleks dan menyulitkan." Namun ia menegaskan bahwa tim medis akan terus bertahan untuk para pasien.

“Kami akan tetap bertahan untuk pasien-pasien kami, untuk pekerjaan kami, dan untuk orang-orang kami,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa hari berturut-turut, RS Indonesia mengalami guncangan hebat akibat ledakan roket yang jatuh sangat dekat dengan bangunan rumah sakit. 

Akibatnya, atap lantai atas dan jendela rumah sakit runtuh. Bahkan, puing-puing bangunan sampai jatuh ke sejumlah ruang krusial seperti Unit Perawatan Intensif (ICU), ruang operasi, dan instalasi gawat darurat (IGD).

“Puing-puing bahkan memutuskan sambungan oksigen pasien di ICU. Ini sangat berbahaya,” tutur dr. Marwan.

Di akhir pernyataannya, ia menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera bertindak.

“Kami benar-benar butuh bantuan kalian. Hubungi siapapun yang bisa, di WHO, ICRC, pemerintah kalian, untuk menekan Israel agar menghentikan serangan. Kami ingin rumah sakit ini tetap aman, agar tim medis kami tetap selamat,” kata dr. Marwan.

RS Indonesia merupakan salah satu dari sedikit rumah sakit yang masih beroperasi di Gaza, di tengah agresi berkepanjangan penjajah Israel. Serangan terhadap fasilitas medis akan memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah di wilayah tersebut.


silakan lihat di link ini

https://www.instagram.com/reel/DJ56CJGTLnu/?igsh=MzJyaGw3ZzRnYm4z 

https://x.com/mercindonesia/status/1925073218723070343?s=46 

https://www.facebook.com/share/v/16D93NyYcG/?mibextid=wwXIfr 

https://vt.tiktok.com/ZShssJST8/ 

https://youtu.be/07AohLTj-IY?si=TRQmuryvbGqlMlhu