RS Indonesia kembali Dikepung, MER-C Desak Penjajah Hentikan Serangan dan Buka Blokade Pangan
- Hits: 1177
SIARAN PERS MER-C INDONESIA
Rumah Sakit Indonesia dan Wisma Joserizal yang terletak di Beit Lahia, Gaza Utara, kembali terdampak serangan udara tanpa henti yang dilancarkan oleh penjajah Israel.

Kondisi rumah sakit memprihatinkan, dengan kaca-kaca jendela dan plafon yang berjatuhan ke lantai, mengganggu berbagai layanan medis penting seperti ruang ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, hingga poliklinik dan koridor rumah sakit.
Getaran kuat dari bom yang dijatuhkan di sekitar area rumah sakit dirasakan sangat dahsyat oleh warga, bahkan seperti gempa bumi. Beberapa alat medis dilaporkan tertimpa reruntuhan akibat getaran tersebut.
Info terbaru dari staf lokal MER-C di RS Indonesia pada Ahad 18 Mei 2025, tentara penjajah telah mengepung RS Indonesia dengan quadcopter. Mereka berada sekitar 500 meter di sebelah utara dan selatan RS Indonesia dan tidak mengizinkan ada aktivitas di sekitar RS Indonesia.
Penyerangan terencana dan tanpa peringatan terhadap tenaga medis dan fasilitas kesehatan adalah pelanggaran berat dari hukum humaniter internasional. RS Indonesia selalu berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan buat warga Gaza, MER-C Indonesia terus mendukung pelayanan medis dan renovasi rumah sakit meski di tengah keterbatasan dan kerusakan akibat agresi penjajah Israel sejak Oktober 2023.
Saat ini masih tersisa sekitar 20 staf di dalam rumah sakit Indonesia. Bersama relawan lokal MER-C, mereka berusaha membersihkan bagian dalam rumah sakit ditengah serangan dan keterbatasan makanan. Terdapat 20 jenazah harus dipindahkan ke Rumah Sakit Kamal Adwan untuk dilanjutkan pengurusan fardu kifayah nya
MER-C Indonesia terus mendesak penjajah Israel agar segera:
1. Menghentikan serangan militer di dalam Gaza dan tidak membuat kerusakan lebih jauh terhadap bangunan RS Indonesia.
2. Membuka blokade makanan untuk Gaza agar staf medis dapat menerima bantuan yang dibutuhkan.
Jakarta, 18 Mei 2025
MER-C Indonesia
----------------------

MER-C Indonesia Press Statement
Indonesia Hospital in Gaza Under Renewed Siege, MER-C Urges Occupying Forces to Halt Attacks and Lift Food Blockade
Jakarta, Indonesia – May 18, 2025 – The Indonesia Hospital and Wisma Joserizal, located in Beit Lahia, Northern Gaza, have once again been hit by relentless aerial attacks carried out by Israeli occupying forces.
The hospital's condition is dire, with shattered windows and collapsed ceilings littering the floors, severely disrupting critical medical services including the Intensive Care Unit, emergency room, operating theaters, polyclinics, and hospital corridors.
Powerful tremors from bombs dropped in the vicinity of the hospital were felt intensely by residents, likened to an earthquake. Reports indicate that some medical equipment has been buried under debris due to the vibrations.
According to the latest information from MER-C's local staff inside the Indonesia Hospital on Sunday, May 18, 2025, the occupying army has encircled the facility with quadcopters. Their presence is noted approximately 500 meters to the north and south of the hospital, effectively preventing any activity in the surrounding area.
The deliberate and unannounced targeting of medical personnel and healthcare facilities constitutes a grave violation of international humanitarian law. The Indonesia Hospital has consistently served as a vital healthcare provider for the people of Gaza.
MER-C Indonesia has continued to support medical services and hospital renovations despite the limitations and damage caused by the Israeli occupying forces' aggression since October 2023.
Currently, around 20 staff members remain inside the Indonesia Hospital. Alongside local MER-C volunteers, they are striving to clear the interior of the hospital amidst ongoing attacks and severe food shortages. Tragically, 20 syuhada need to be transferred to Kamal Adwan Hospital for the completion of their final religious rites.
MER-C Indonesia urgently calls upon the Israeli occupying forces to:
1. Immediately cease all military attacks within Gaza and prevent further damage to the Indonesia Hospital building.
2. Lift the food blockade on Gaza to allow medical staff to receive essential aid.
May, 18 2025
MER-C Indonesia







